Rabu, 16 OKTOBER 2024 • 11:00 WIB

Penyebab Mimpi Buruk dan Cara Menenangkan Diri Setelahnya

Author

Ilustrasi mimpi buruk. (freepik.com)

INDOZONE.ID - Mimpi buruk bisa datang kapan saja dan sering kali meninggalkan perasaan cemas dan takut saat kita terbangun.

Meski terlihat hanya seperti sekadar mimpi, mimpi buruk sebenarnya bisa dipicu oleh berbagai faktor psikologis.

Lalu apa penyebab mimpi buruk dan bagaimana cara menenangkan diri setelahnya?bBerikut penjelasannya.

Apa Penyebab Mimpi Buruk?

Ilustrasi stres yang menjadi salah satu penyebab mimpi buruk. (freepik.com)

Mimpi buruk sering kali disebabkan oleh ketakutan yang belum terselesaikan, stres, atau pengalaman traumatis dari kehidupan sehari-hari.

Menurut ahli, mimpi buruk merupakan cara otak kita untuk memproses emosi yang sulit dan konflik psikologis yang terpendam.

Dr. Alla Demutska, Direktur Klinik Konseling dan Psikoterapi di The School of Positive Psychology, menjelaskan bahwa otak kita menggabungkan pengalaman-pengalaman terbaru dengan ingatan masa lalu.

Saat emosi seperti ketakutan, kecemasan, atau frustrasi terlibat, mimpi tersebut bisa berubah menjadi mimpi buruk.

Baca Juga: 5 Penyebab Mimpi Buruk yang Sering Terjadi, Rasa Cemas Hingga Faktor Lingkungan

Bagaimana Mimpi Buruk Terjadi?

Ilustrasi mimpi buruk (thesuccessfulparent.com)

Proses tidur dibagi menjadi beberapa tahapan, di antaranya ada fase tidur NREM (Non-Rapid Eye Movement) dan fase REM (Rapid Eye Movement).

Fase REM biasanya terjadi sekitar 90 menit setelah kita tertidur, dan inilah fase di mana mimpi yang paling jelas dan intens muncul.

Jika kita terbangun di tengah mimpi buruk, kita cenderung akan mengingatnya, terutama bagi mereka yang tidurnya cenderung lebih ringan.

Mimpi Buruk yang Terjadi Berulang Kali

Ilustrasi orang yang mengalami mimpi buruk. (freepik.com)

Jika mimpi buruk terjadi secara berulang atau menyebabkan gangguan tidur yang signifikan, mungkin saatnya untuk mencari bantuan medis.

Mimpi buruk yang intens juga bisa menjadi gejala dari gangguan mental seperti PTSD (Post-Traumatic Stress Disorder).

Beberapa tanda lain yang perlu diwaspadai termasuk seringnya mimpi buruk, kecemasan menjelang tidur, atau rasa takut untuk tidur.

Baca Juga: Hati-hati! Sering Mimpi Buruk saat Kecil Berisiko Kena Penyakit Parkinson

Cara Menenangkan Diri Setelah Terbangun dari Mimpi Buruk

Ilustrasi meditasi saat menenangkan diri dari mimpi buruk. (freepik.com)

Untuk menenangkan diri setelah terbangun dari mimpi buruk, penting untuk mengingat bahwa mimpi tersebut hanyalah refleksi dari pikiran bawah sadar kita dan tidak memiliki dampak nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Anda bisa mencoba teknik pernapasan dalam untuk mengurangi kecemasan.

Fokuskan perhatian pada lingkungan sekitar anda, sentuh benda-benda di dekat anda untuk membantu mengingatkan diri bahwa anda berada di dunia nyata.

Namun jika anda sulit kembali tidur, cobalah mengganti pakaian yang basah oleh keringat dan lakukan peregangan ringan.

Menghindari paparan cahaya terang juga bisa membantu menjaga produksi melatonin, hormon yang membantu tidur.

Jika masih kesulitan, membaca sesuatu atau melakukan meditasi singkat dapat membantu menenangkan pikiran.

Cara Mencegah Mimpi Buruk

Ilustrasi menghindari kopi sebelum tidur untuk menghindari mimpi buruk. (freepik.com)

Mencegah mimpi buruk sepenuhnya mungkin tidak bisa dilakukan, tetapi ada beberapa langkah yang bisa diambil untuk mengurangi kemungkinan terjadinya mimpi buruk.

Membangun rutinitas tidur yang konsisten, bahkan di akhir pekan, dapat membantu mengatur jam biologis tubuh.

Selain itu, menghindari konsumsi alkohol, kafein, atau nikotin sebelum tidur juga bisa membantu meningkatkan kualitas tidur.

Demikian beberapa penjelasan mengenai penyebab mimpi buruk dan cara menenangkan diri setelahnya.

Mimpi buruk memang bisa mengganggu, tetapi dengan pemahaman yang lebih baik tentang penyebabnya dan langkah-langkah untuk mengatasi dampaknya, Anda bisa belajar menghadapinya dengan lebih tenang.

Menjaga kesehatan mental dan fisik juga merupakan kunci untuk mendapatkan tidur yang lebih nyenyak dan mengurangi frekuensi mimpi buruk.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Channelnewsasia.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU