Tragis! Niat Mau Cantik, Wanita Ini Meninggal Usai Jalani 6 Operasi Plastik dalam Waktu Kurang dari 24 Jam
INDOZONE.ID - Seorang wanita asal Tiongkok, Liu, kehilangan nyawanya setelah menjalani enam prosedur operasi plastik hanya dalam waktu kurang dari 24 jam.
Untuk membayar biaya operasi, Liu mengambil pinjaman sebesar $5.600 USD (Rp 88,7 Juta) dan melakukan semua prosedur di sebuah klinik di Nanning, Tiongkok.
Prosedur Operasi yang Berujung Tragis
Liu memulai rangkaian operasinya dengan operasi kelopak mata ganda dan pembentukan hidung yang berlangsung selama lima jam.
Setelah itu, ia melanjutkan dengan prosedur liposuction pada bagian pahanya. Pada keesokan harinya, lemak yang diambil dari prosedur sebelumnya disuntikkan ke wajah dan payudaranya.
Liu sempat diperbolehkan pulang sehari setelah operasi, namun ia tiba-tiba jatuh pingsan di klinik. Ia segera dibawa ke rumah sakit, tetapi nyawanya tidak tertolong.
Dokter menyatakan bahwa penyebab kematiannya adalah gagal napas akut akibat emboli paru yang dipicu oleh prosedur liposuction.
Baca Juga: 11 Bahaya Operasi Plastik, Benarkah Selalu Menyebabkan Kematian?
Tuntutan Keluarga dan Keputusan Hukum
Setelah peristiwa ini, keluarga Liu, termasuk suaminya serta dua anaknya yang masih kecil, yakni seorang putri berusia delapan tahun dan seorang putra berusia empat tahun, mengajukan tuntutan hukum terhadap klinik tersebut.
Pada awalnya, pengadilan memutuskan bahwa klinik bertanggung jawab penuh atas insiden ini dan harus membayar ganti rugi lebih dari $140.000 USD (Rp 2,2 Miliar).
Namun, setelah pihak klinik mengajukan banding, kompensasi diturunkan menjadi sekitar $80.000 USD (Rp 1,2 Miliar) karena kondisi fisik Liu dianggap turut berkontribusi pada kematiannya.
Baca Juga: Ngeri, Wanita 23 Tahun Ini Kecanduan Operasi Plastik Membesarkan Buah Dada
Reaksi Publik
Kisah tragis ini mendapat perhatian besar di media sosial. Banyak netizen menyayangkan tindakan klinik yang dianggap tidak bertanggung jawab.
Salah satu komentar berbunyi, “Enam operasi dalam sehari? Apakah klinik tersebut tidak memahami risiko komplikasi, terutama dari liposuction yang sangat rentan menyebabkan penggumpalan darah?”
Kasus ini menjadi pengingat penting akan bahaya prosedur operasi plastik yang dilakukan secara sembarangan, terutama di klinik tanpa lisensi resmi.
Masyarakat diimbau untuk lebih teliti dalam memilih fasilitas medis guna mencegah risiko fatal yang mungkin terjadi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Koreaboo.com