Selasa, 17 DESEMBER 2024 • 21:00 WIB

Diabetes Disertai Penyakit Gagal Ginjal, Makanan Apa yang Harus Dikonsumsi?

Author

Ilustrasi gagal ginjal

INDOZONE.ID - Penyebab terjadinya gagal ginjal kronis atau Chronic Kidney Disease/CKD paling sering, adalah penderita memiliki riwayat diabetes mellitus.

Pola makan untuk penderita diabetes dan gagal ginjal memiliki banyak kesamaan, tetapi ada beberapa perbedaan penting yang perlu diketahui.

Pola makan untuk penderita diabetes adalah dengan mengonsumsi banyak buah, sayur, lemak sehat, dan protein rendah lemak.

Mengurangi garam, gula dan makanan yang mengandung banyak karbohidrat olahan seperti kue kering, biskuit, soda.

Pola makan tiap individu penderita diabetes dibedakan berdasarkan pada usia, aktivitas fisik, obat yang dikonsumsi, dan faktor lainnya.

Sedangkan untuk diet gagal ginjal, difokuskan untuk menghindari atau mambatasi makanan tertentu untuk melindungi ginjal.

Diet gagal ginjal sangat bergantung pada apakah kamu berada pada gagal ginjal tahap awal atau tahap akhir, atau sedang menjalani dialisis (cuci darah).

Baca Juga: 11 Langkah Efektif untuk Menjaga Kesehatan dan Mencegah Gagal Ginjal

Seiring berjalannya waktu, ginjal pada penderita gagal ginjal akan kehilangan kemampuan untuk mengendalikan keseimbangan natrium-air.

Mengurangi asupan natrium dalam makanan akan membantu menurunkan tekanan darah.

Hal ini juga akan mengurangi penumpukan cairan dalam tubuh, yang umum terjadi pada penyakit ginjal.

Untuk penderita gagal ginjal sangat penting fokus pada makanan segar dan makanan olahan sendiri, serta mengurangi konsumsi makanan kemasan yang tinggi kadar natrium.

Namun, apabila terpaksa mengonsumsi makanan kemasan, carilah di label kemasan yang rendah natrium yakni 5% atau kurang.

Kamu juga mungkin perlu untuk mengurangi kalium, fosfor dan protein, namun hal ini tergantung pada stadium penyakit ginjal yang diderita.

Bagi Penderita gagal ginjal, ginjal tidak mampu membuang kelebihan fosfor dari darah dengan baik.

Daging, susu, kacang-kacangan, roti gandum dan soda mengandung banyak fosfor.

Kalium yang menumpuk pada penderita gagal ginjal dapat menyebabkan masalah pada jantung.

Jeruk, kentang, tomat mengandung banyak kalium. Sedangkan protein yang dikonsumsi berlebihan membuat ginjal bekerja lebih keras dan dapat memperburuk gagal ginjal, namun terlalu sedikit juga tidak sehat.

Baca Juga: Kasus Gagal Ginjal pada Anak Meningkat, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Ahli gizi dapat membantu kamu menentukan kombinasi dan jumlah protein yang tepat untuk dikonsumsi.

Perlu diingat, suplemen herbal tidak aman dikonsumsi apabila kamu memiliki penyakit ginjal, beberapa suplemen dapat merusak bahkan memperburuk penyakit ginjal.

Berikut beberapa contoh makanan yang dapat dikonsumsi oleh penderita diabetes disertai gagal ginjal.

  • Buah: anggur, beri, ceri, apel
  • Sayuran: kembang kol, bawang bombay, terong, lobak
  • Protein: daging tanpa lemak (unggas, ikan), telur, makanan laut tanpa garam
  • Karbohidrat: roti putih, pasta, kerupuk tawar
  • Minuman: air putih, teh tanpa pemanis

Jika kamu menderita gagal ginjal stadium akhir dan sedang menjalani cuci darah, kamu mungkin perlu makan lebih banyak, terutama protein.

Gagal ginjal dan diabetes sama-sama berubah seiring berjalannya waktu, begitu pula pola makan.

Pastikan untuk berkonsultasi dengan ahli gizi sesuai anjuran.

Ahli gizi dapat memberikan saran lebih lanjut dan membantumu menemuan resep makanan yang tepat.

Banner Z Creators.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Cdc.gov

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU