Ilustrasi Bleaching Rambut. (Eliani Kusnedi)
INDOZONE.ID - Bleaching sering jadi langkah utama untuk mendapatkan warna rambut terang dan hasil pewarnaan yang maksimal. Namun di balik hasil warna yang menarik, proses ini juga bisa membuat rambut menjadi kering, rapuh, bahkan mudah patah jika tidak dirawat dengan benar.
Jika rambut rusak sehabis bleaching, jangan panik. Dengan perawatan yang tepat, kondisi rambut tetap bisa dipulihkan dan kembali sehat.
Baca juga: Cara Memakai Eyeshadow 3 Warna agar Hasilnya Rapi dan Menawan, Jadi Terlihat Pro!
Bleaching adalah proses menghilangkan pigmen alami rambut menggunakan bahan kimia. Pigmen rambut yang disebut melanin akan dioksidasi sehingga warna rambut menjadi lebih terang.
Biasanya, bleaching dilakukan jika ingin mewarnai rambut ke warna seperti:
Tanpa bleaching, warna terang akan sulit muncul terutama pada rambut gelap.
Saat proses bleaching, lapisan luar rambut atau kutikula akan terbuka agar bahan kimia masuk ke batang rambut. Proses ini membuat struktur rambut menjadi lebih rentan.
Akibatnya, rambut bisa kehilangan kelembapan alami, protein rambut, elastisitas, hingga kilau alami. Jika dilakukan berulang atau tanpa perawatan, kerusakan bisa semakin parah.
Baca juga: Tips Pilih Softlens yang Nyaman Seharian, Bikin Look Makin On Point
Tanda Rambut Rusak Setelah Bleaching
Beberapa ciri rambut rusak habis bleaching yang sering muncul antara lain:
1. Rambut Kering dan Kasar
Rambut terasa kaku, sulit diatur, dan tidak lembut seperti biasanya.
2. Mudah Patah
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Kerastase