INDOZONE.ID - Anak-anak dengan kondisi celah bibir dan langit-langit di Bekasi dan sekitarnya kini dapat memperoleh layanan pengobatan tanpa biaya melalui kolaborasi Smile Train Indonesia dan RS Hermina Galaxy.
Program tidak hanya menyediakan tindakan operasi, namun mencakup perawatan menyeluruh bagi pasien.
Mulai dari pemeriksaan awal, pemenuhan nutrisi sebelum operasi, hingga penanganan pascaoperasi seperti terapi wicara dan perawatan gigi diberikan tanpa dipungut biaya.
Sejak dimulai pada 2014, program ini telah menangani hampir 700 pasien sumbing di wilayah Bekasi dan jadi salah satu langkah memperluas akses layanan kesehatan.
Baca juga: 4 Cara Ampuh Mengatasi Mata Ikan di Telapak Kaki agar Tidak Semakin Parah
Country Manager Smile Train Indonesia, Deasy Larasati, mengatakan program ini bersifat berkelanjutan dan terbuka bagi masyarakat sepanjang tahun.
“Sampai saat ini sudah lebih dari 600 pasien hanya di RS Hermina Galaxy yang telah ditangani melalui program operasi bibir sumbing gratis, dan ini akan terus berjalan sepanjang tahun,” ujar dia, Sabtu (25/4/2026).
Ia menjelaskan, tindakan operasi bibir sumbing umumnya dapat dilakukan saat bayi berusia minimal tiga bulan, kemudian dilanjutkan operasi langit-langit pada usia sekitar satu tahun.
Selain itu, pasien dewasa juga tetap dapat menjalani tindakan perbaikan atau rekonstruksi.
Baca juga: Cara Mencegah Kanker Kulit Sejak Dini dengan Langkah Sederhana, Jangan Sampai Terlambat!
“Untuk pasien dewasa yang ingin memperbaiki hasil operasi sebelumnya juga bisa datang, karena kami memiliki dokter spesialis yang mampu melakukan rekonstruksi,” katanya.
Deasy menegaskan seluruh layanan dalam program ini diberikan tanpa biaya sebagai bagian dari kolaborasi kemanusiaan antara pihak penyelenggara dan rumah sakit.
“Ini 100 persen gratis. Program ini merupakan kolaborasi kemanusiaan,” tegasnya.
Salah satu orang tua pasien, Rima, mengatakan anaknya telah menjalani operasi pertama saat berusia tiga bulan melalui program tersebut. Ia mengetahui informasi layanan ini dari media sosial.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan