Ilustrasi seseorang berjerawat. (Freepik/Jcomp)
INDOZONE.ID - Jerawat matang itu godaan terbesar bagi semua orang! Jujur saja, nggak ada yang lebih “menggoda iman” selain melihat jerawat yang sudah matang di wajah. Bentuknya sudah putih, nongol di permukaan, tangan rasanya langsung pengin “bertindak”.
Tapi masalahnya, satu pencetan kecil itu bisa jadi awal dari drama panjang: bekas hitam, luka, bahkan bopeng yang susah hilang. Jadi sebelum kamu berubah jadi “dokter dadakan di kaca kamar mandi”, ada baiknya tahan dulu niat itu.
Baca juga: Jangan Asal Pencet! Begini Cara Aman Mengatasi Jerawat Tanpa Bikin Wajah Rusak
Memencet jerawat itu mirip seperti memaksa kunci yang belum pas kelihatannya bisa, tapi ujungnya malah merusak sistemnya.
Kalau jerawat belum benar-benar siap, tekanan dari luar justru bisa mendorong bakteri masuk lebih dalam. Hasilnya? Jerawat makin besar, makin merah, dan bisa jadi “monster” baru di wajahmu.
Makanya, banyak ahli kulit menyarankan: jangan sembarangan memencet sendiri di rumah.
Ilustrasi Eksfoliasi untuk Kulit Berjerawat. (Eliani Kusnedi)
Daripada bikin capek tangan gara-gara jerawat, lebih baik kasih dia perawatan yang lebih lembut tapi tetap efektif. Berikut beberapa opsi yang sering dipakai banyak orang:
Baca juga: Jangan Asal Pakai Benzoyl Peroxide untuk Jerawat! Ini Efek Samping yang Sering Diabaikan!
Jerawat bukan seperti tombol “delete” yang bisa langsung diselesaikan dengan sekali pencet. Dia lebih seperti tamu bandel kalau dipaksa, dia malah makin berisik.
Kalau kamu sabar sedikit dan pakai perawatan yang tepat, biasanya jerawat bakal reda sendiri tanpa meninggalkan “jejak perang” di wajah.
Godaan untuk memencet jerawat memang nyata, tapi konsekuensinya juga nggak main-main. Daripada puas lima detik tapi nyesel berhari-hari, lebih baik rawat dengan cara yang lebih aman. Kulit kamu bukan arena eksperimen, tapi investasi jangka panjang yang harus dijaga baik-baik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Healthline