Pelepasan Perahu Sandeq (muhammad dzulkifli/Z Creators)
INDOZONE.ID - Suasana Car Free Day (CFD) di kawasan Pantaiku Parepare, Sulawesi Selatan, Minggu (7/9/2025), berlangsung lebih semarak dari biasanya. Ribuan warga tumpah ruah menyaksikan pelepasan peserta lomba perahu tradisional Sandeq yang menjadi salah satu ikon maritim Sulawesi.
Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, hadir langsung melepas rombongan peserta lomba dengan simbolis mengibarkan bendera start. Kehadiran orang nomor satu di Kota Cinta BJ Habibie itu disambut antusias warga yang sejak pagi memenuhi area pesisir untuk menyaksikan momen bersejarah tersebut.
“Lomba perahu Sandeq bukan sekadar tradisi, tetapi juga warisan budaya yang harus kita jaga dan lestarikan. Parepare bangga bisa menjadi salah satu titik penting dalam perjalanan Sandeq,” ujar Tasming Hamid dalam sambutannya.
Sebelum pelepasan, area CFD di Pantaiku dipadati beragam aktivitas masyarakat, mulai dari senam massal, kuliner khas, hingga atraksi seni lokal. Namun, sorak-sorai paling meriah terdengar ketika deretan perahu Sandeq dengan layar putih menjulang tinggi mulai berlayar, meninggalkan dermaga menuju rute perlombaan.
Baca juga: Perekat Persaudaraan: Makna Tradisi Ngayah Sebagai Bentuk Gotong Royong Masyarakat Bali
Tradisi Bahari di Parepare (muhammad dzulkifli/Z Creators)
Beberapa warga mengaku sengaja datang lebih pagi demi tidak ketinggalan momen. “Biasanya CFD kita hanya olahraga, tapi kali ini luar biasa, ada Sandeq yang dilepas langsung oleh Wali Kota. Rasanya bangga bisa saksikan,” kata Andi, warga Bacukiki, Parepare.
Baca juga: Tradisi Unik 17 Agustus di Medan: Warga Kampung Aur Nyebur Massal ke Sungai
Tradisi lomba perahu Sandeq sendiri telah menjadi agenda tahunan yang selalu ditunggu. Selain menjadi atraksi wisata, kegiatan ini juga menjadi simbol kejayaan pelaut Mandar di masa lalu yang terkenal tangguh mengarungi lautan Nusantara.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, acara pelepasan peserta lomba kali ini menegaskan komitmen Parepare untuk mengangkat potensi budaya bahari sekaligus memperkuat identitas kota sebagai salah satu pusat kegiatan maritim di Sulawesi Selatan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan