Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 18 JANUARI 2026 • 10:12 WIB

Kemenbud Tegaskan Komitmen Lestarikan Situs Cibalay dan Arca Domas

“Kita tidak ingin situs ini hanya dijaga, tetapi juga dibina dan dikembangkan. Ke depan, kawasan ini berpotensi menjadi objek wisata budaya, wisata sejarah, bahkan wisata religi, yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar tanpa menghilangkan nilai dan keasliannya,” kata Menteri Kebudayaan Fadli Zon, dilansir ANTARAKemenbud Tegaskan Komitmen Lestarikan Situs Cibalay dan Arca DomasFadli Zon mengunjungi Situs Cibalay dan Arca Domas (ANTARA)

INDOZONE.ID - Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) menegaskan komitmennya dalam melestarikan dan pengelolaan Situs Cibalay dan Arca Domas secara berkelanjutan, supaya terus dijaga dan dimanfaatkan bagi generasi mendatang.

“Kita tidak ingin situs ini hanya dijaga, tetapi juga dibina dan dikembangkan. Ke depan, kawasan ini berpotensi menjadi objek wisata budaya, wisata sejarah, bahkan wisata religi, yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar tanpa menghilangkan nilai dan keasliannya,” kata Menteri Kebudayaan Fadli Zon, dilansir ANTARA.

Baca juga: Mengenal Ngumbahkeun Pusaka, Tradisi Merawat Warisan Leluhur dalam Budaya Sunda

Kawasan yang Dibangun Manusia

Situs Cibalay adalah tinggalan punden berundak, dengan orientasi utara-selatan mengarah ke Gunung Salak. Situs ini terdiri dari lima tera, bagian tertinggi ada di sisi selatan.

Sementara itu, ada tinggalan arkeologis seperti menhir yang tersebar di setiap teras. Masing-masing tingkatan juga memiliki jumlah yang berbeda.

Fadli Zon menyebut, secara visual dan struktural kawasan ini adalah ciri kuat peninggalan budaya yang dibangun oleh manusia.

“Ini luar biasa dan terlihat adanya teras-teras yang rata, kemudian tonggak-tonggak batu yang kemungkinan merupakan bagian dari altar. Kalau dilihat sepintas, ini diperkirakan seperti konstruksi punden berundak dengan batu-batu yang disusun oleh manusia,” ujarnya.

Baca juga: 9 Tradisi Jambi yang Ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda oleh Kemenbud

Faktor Pergeseran Punden Berundak

Ia menambahkan, kondisi susunan batu yang terlihat ini sudah mengalami pergeseran seiring dengan perjalanannya waktu. Terdapat beberapa faktor alam yang memengaruhi posisi dan struktur batu, seperti pergerakan tanah, aliran air dan pertumbuhan vegetasi.

“Seiring zaman tentu terjadi pergeseran, baik karena kondisi tanah, air, maupun tumbuh-tumbuhan yang tumbuh di sekitar situs. Karena itu, susunan batu yang kita lihat sekarang bisa saja sudah berubah dari bentuk aslinya. Ini perlu kajian lebih lanjut,” jelasnya.

Selanjutnya, Fadli menyebut bahwa penting untuk penelitian lebih lanjut terhadap situs tersebut. Penelitian ini diperkirakan dapat membuka singkapan baru, sehingga menunjukkan potensi lebih luas dari yang dikenal masyarakat.

Dari informasi awal Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah Jawa Barat, teridentifikasi 33 titik yang punya potensi peninggalan budaya di kawasan ini.

Baca juga: Ngumbahkeun Pusaka: Tradisi Lama yang Relevan Dengan Kondisi Gen Z Saat Ini

Arca Domas Disebut Punya Jejak Ribuan Tahun Lalu

Selain meninjau Situs Cibalay, Fadli Zon juga mengunjungi Arca Domas yang masih dalam satu wilayah. Situs ini belum banyak dilakukan ekskavasi dan dinilai masih terjaga keasliannya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Kemenbud Tegaskan Komitmen Lestarikan Situs Cibalay dan Arca Domas

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!