Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 15 JULI 2025 • 16:20 WIB

Desa Siaga TB Jadi Bukti Komitmen Pemerintah Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Desa Siaga TB Jadi Bukti Komitmen Pemerintah Tingkatkan Kesejahteraan MasyarakatAcara Monitoring dan Evaluasi Gerakan Bersama Desa dan Kelurahan Siaga TB di Sukadami, Cikarang Selatan. (PCO)

INDOZONE.ID - Pemerintah terus memperkuat komitmennya dalam upaya eliminasi penyakit tuberkulosis (TB), salah satunya lewat program Desa dan Kelurahan Siaga TB yang saat ini dijalankan secara pilot di beberapa wilayah termasuk Desa Sukadami, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi.

Program ini menjadi bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, sebagai langkah nyata peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya dari sisi kesehatan.

Deputi Bidang Materi Komunikasi dan Informasi Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), Isra Ramli, menegaskan bahwa program ini bukan hanya soal pengobatan, tetapi mencakup strategi pembangunan manusia secara lebih luas.

"Ini komitmen Presiden Prabowo yang betul-betul memperhatikan kesejahteraan masyarakat," kata Isra dalam kunjungannya ke Desa Sukadami, dikutip Selasa (15/7/2025).

Sebagai catatan, TB masih menjadi tantangan besar di Indonesia. Menurut Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono, Indonesia berada di posisi kedua jumlah kasus TB tertinggi di dunia setelah India.

Baca juga: Peneliti Temukan Jamur Rawa yang Mampu Basmi Bakteri Penyebab Tuberkulosis

Di wilayah seperti Cikarang, yang memiliki banyak pabrik, tantangan tambahan berasal dari kondisi lingkungan industri yang padat dan kualitas udara yang kurang sehat.

Dante menggarisbawahi pentingnya peran kader kesehatan, terutama ibu-ibu di desa yang selama ini menjadi garda depan edukasi dan penanganan kasus TB.

Mereka tidak hanya melakukan pemantauan dan edukasi, tetapi juga turun langsung memverifikasi ke rumah-rumah warga berdasarkan data rumah sakit.

Karena itu, ia berharap peran ibu-ibu yang selama ini menjadi kader kesehatan di desa dapat lebih dioptimalkan dalam menyukseskan program pemerintah dalam mengeliminasi TB.

Sebagai apresiasi, ia memastikan bahwa Kementerian Kesehatan bersama Global Fund telah menyiapkan dukungan pendanaan tambahan untuk kader yang berhasil mendampingi pasien hingga tuntas pengobatan.

"Saya yakin ibu-ibu kader bekerja bukan karena insentif, tapi memang terpanggil melayani masyarakat. Tapi kami dari Kemenkes ada dana kalau ibu-ibu bisa mengobati dan mengawasi sampai selesai, akan ada dana tambahan dari Global Fund," tutur Dante.

Baca juga: Jaga Lansia dari Ancaman Penyakit Pernapasan Menular RSV, Begini Caranya

Menariknya, Desa Sukadami kini telah mampu mengalokasikan dana desa untuk memberikan honor bulanan kepada kader kesehatan. Langkah ini disebut menjadi contoh inspiratif bagi desa-desa lainnya. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Keterangan Pers

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Desa Siaga TB Jadi Bukti Komitmen Pemerintah Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!