Ilustrasi obat batuk sirup. (FREEPIK/naypong)
INDOZONE.ID - Jangan sembarangan kasih obat batuk ke anak tanpa konsultasi ke dokter ya, Bun. Karena bukannya anak sembuh, tapi bisa kena efek samping dari obat batuk itu sendiri.
Dokter Spesialis Anak dr. Kanya Ayu Paramastri, Sp.A menganjurkan para orang tua berhati-hati dalam memberikan obat batuk dan pilek kepada anak. Ia meminta agar orang tua sebaiknya lebih dulu menanyakan dan mengamati gejala sakit yang dialami oleh anak sebelum membeli obat.
"Orang tua harus tahu gejalanya apa. Jangan sampai jadi over treatment," kata dokter lulusan Universitas Brawijaya itu.
Baca juga: Obat Sirup Dilarang, Ini 8 Obat Batuk Alami Anak Sebagai Pengganti
Dia menjelaskan bahwa batuk pilek biasa umumnya ditandai dengan gejala seperti hidung meler, suara menjadi serak, dan batuk ringan.
Batuk pilek yang disertai gejala lebih berat seperti demam tinggi dan nyeri badan, menurut dia, bisa jadi mengindikasikan bahwa tubuh sedang melawan infeksi.
"Jangan sampai yang seharusnya belum perlu diterapi secara berlebihan, jadi kita salah beli yang harusnya tanpa demam, justru yang dipilih dengan demam, sehingga suhunya yang tidak demam akhirnya malah jadi turun," katanya.
"Makanya paling penting orang tua tahu dulu gejala di anaknya apa, baru kita pilih sediaan yang ada di apotek dan atau toko obat yang sudah tersertifikasi, yang sesuai dengan gejala si anak apa," ia menjelaskan.
Baca juga: Bukan Cuma Gagal Ginjal, Ada Bahaya Lain Dibalik Pemberian Obat Batuk Sirup Pada Anak
Dia menyampaikan bahwa obat yang dijual di apotek seharusnya sudah melewati banyak prosedur pemeriksaan keamanan serta memenuhi standar Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Obat batuk dan pilek untuk anak ada yang bisa dibeli tanpa resep dokter di apotek, tetapi penggunaannya tetap harus dilakukan secara hati-hati.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA