IU alami patulous eustachian tube (Instagram/dlwlrma)
INDOZONE.ID - Penyanyi sekaligus aktris Korea Selatan, IU, mengumumkan bahwa ia terpaksa membatalkan konser yang dijadwalkan September mendatang di Goyang.
Tak hanya itu, pemilik nama asli Lee Ji-eun itu juga menunda perilisan album studio terbarunya karena mengalami masalah kesehatan.
Melalui unggahan di platform penggemarnya, Berriz, IU mengungkapkan bahwa kondisi patulous Eustachian tube atau gangguan pada tuba Eustachius yang telah lama dideritanya kini semakin memburuk.
Ia mengatakan keputusan untuk menghentikan sementara aktiviasnya diambil setelah berkonsultasi dengan tim medis.
"Gejala kronis patulous Eustachian tube yang saya alami semakin memburuk. Saya rasa selama beberapa tahun terakhir saya terlalu memaksakan diri karena terlalu bersemangat dengan pekerjaan dan kurang memikirkan kesehatan," tulis IU seperti dilansir The Korea Times, Selasa (21/7/2026).
Baca juga: Akupunktur Telinga untuk Migrain, Seberapa Efektif? Begini Hasil Uji Klinisnya
IU juga menyampaikan permintaan maaf kepada para penggemarnya karena belum bisa memenuhi janji untuk menggelar konser.
Ia menjelaskan bahwa perilisan album keenamnya juga harus ditunda karena proses promosi biasanya melibatkan konser dan tur.
Meski demikian, penyanyi 33 tahun itu berjanji akan fokus menjalani pengobatan agar bisa segera kembali tampil di hadapan penggemarnya.
Patulous Eustachian Tube (lmhofmeyr.co.za)
Patulous Eustachian tube merupakan salah satu bentuk disfungsi tuba Eustachius (Eustachian Tube Dysfunction/ETD). Tuba Eustachius sendiri adalah saluran kecil yang menghubungkan telinga tengah dengan bagian belakang hidung dan tenggorokan.
Menurut Cleveland Clinic dan Johns Hopkins Medicine, saluran ini berfungsi untuk menyamakan tekanan udara di telinga, mengalirkan cairan dari telinga tengah, serta melindungi telinga dari bakteri maupun kotoran.
Pada kondisi normal, tuba Eustachius akan tertutup dan hanya terbuka sesaat saat seseorang menelan, menguap, atau mengunyah.
Namun pada patulous Eustachian tube, saluran tersebut justru tetap terbuka sepanjang waktu. Kondisi inilah yang menyebabkan berbagai keluhan pada pendengaran.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: The Korea Times, Cleveland Clinic