Presiden Prabowo Subianto sampaikan pidato kenegaraan. (YouTube/Sekretariat Presiden)
INDOZONE.ID - Presiden Prabowo Subianto memberikan kabar gembira bagi masyarakat Indonesia.
Pemerintah akan menanggung penuh biaya asuransi kesehatan bagi 96,8 juta masyarakat miskin dan rentan.
Kebijakan ini didukung oleh alokasi anggaran kesehatan tahun 2026 yang mencapai Rp244 triliun.
Menurut Prabowo, langkah ini diambil untuk memastikan setiap warga negara mendapatkan hak pelayanan kesehatan yang berkualitas, tanpa terkendala biaya.
Dalam pidato kenegarannya, Prabowo menegaskan bahwa kesehatan adalah hak seluruh rakyat.
Oleh karena itu, masyarakat miskin dan rentan akan dijamin memperoleh layanan kesehatan terbaik.
Anggaran kesehatan Rp244 triliun ini akan diprioritaskan untuk beberapa program kunci, di antaranya:
Prabowo yakin, langkah ini tidak hanya meringankan beban masyarakat, tetapi juga bisa mencegah penyakit agar tidak semakin parah.
Alhasil, belanja negara untuk kesehatan di masa depan bisa lebih hemat.
Pemerintah gratiskan BPJS untuk warga miskin. (umsu)
Sementara itu, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat, alokasi anggaran kesehatan sudah konsisten di atas lima persen dari APBN.
Ini merupakan bukti komitmen pemerintah untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: