Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 23 AGUSTUS 2025 • 15:10 WIB

Waspada KLB Campak, Dinkes Sumenep Mulai Vaksinasi Massal 78 Ribu Anak

Waspada KLB Campak, Dinkes Sumenep Mulai Vaksinasi Massal 78 Ribu AnakIlustrasi campak. (Freepik)

INDOZONE.ID - Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, kini berada dalam status Kejadian Luar Biasa (KLB) menyusul lonjakan kasus campak yang mengkhawatirkan.

Merespons kondisi darurat ini, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes-P2KB) setempat langsung mengambil langkah cepat dengan menggelar program vaksinasi massal.

Sebanyak 78.569 anak di seluruh wilayah Sumenep akan menjadi sasaran utama vaksinasi ini, sebagai upaya pencegahan penyebaran virus yang kian meluas.

Baca juga: Air Kelapa untuk Meredakan Ruam Campak: Solusi Alami atau Mitos Belaka?

Vaksinasi Massal, Respons Cepat untuk 78.569 Anak

Program vaksinasi ini direncanakan berlangsung selama 21 hari, dimulai dari 25 Agustus hingga 14 September 2025.

Menurut Achmad Syamsuri, Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Sumenep, vaksinasi akan dilakukan di seluruh 26 puskesmas, tiga rumah sakit, dan sejumlah puskesmas pembantu di daratan maupun kepulauan.

"Sesuai hasil keputusan rapat lintas sektor, kami akan segera memulai program ini. Hari ini, kami sudah instruksikan semua kepala puskesmas untuk bersiap, dan besok vaksinnya akan mulai dikirim," jelas Syamsuri seperti dilansir Antara, Sabtu (23/8/2025).

Target vaksinasi mencakup anak-anak berusia 9 bulan hingga 6 tahun.

Dinkes Sumenep telah menyiapkan sekitar 18 ribu vial vaksin, yang setara dengan lebih dari 80 ribu dosis, untuk memastikan program ini berjalan lancar.

Baca juga: Kasus Campak di Inggris Meroket dalam 3 Tahun Terakhir, Dokter Khawatir Terjadi Wabah Besar

Fakta di Balik Status KLB: Kenapa Campak Berbahaya?

Status KLB ditetapkan bukan tanpa alasan. Data terbaru menunjukkan, kasus campak di Sumenep telah mencapai 2.035 kasus, dengan jumlah korban meninggal dunia yang tragis mencapai 17 orang.

Campak adalah penyakit yang disebabkan virus dan sangat menular melalui percikan ludah.

Virus ini memiliki laju reproduksi (R0) 17-18, artinya satu orang yang terinfeksi berpotensi menularkan virus kepada 17-18 orang lainnya.

Tingkat penularan yang sangat tinggi inilah yang membuat campak begitu berbahaya dan memerlukan penanganan cepat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Waspada KLB Campak, Dinkes Sumenep Mulai Vaksinasi Massal 78 Ribu Anak

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!