Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 28 AGUSTUS 2025 • 17:00 WIB

Penjelasan Medis di Balik Memar Tangan Donald Trump yang Bikin Publik Cemas

Penjelasan Medis di Balik Memar Tangan Donald Trump yang Bikin Publik CemasPenjelasan medis mengenai memar di tangan Donald Trump. (REUTERS/Brian Snyder)

INDOZONE.ID - Teka-teki seputar kesehatan Donald Trump kembali memicu spekulasi. Baru-baru ini, presiden AS berusia 79 tahun itu terlihat lagi dengan memar di punggung tangan kanannya saat berada di Ruang Oval. 

Kejadian ini menambah daftar panjang kemunculan memar misterius yang kerap kali terlihat di tangan atau bagian tubuhnya.

Hal itu pun menimbulkan kekhawatiran mengenai kesehatannya yang sudah berlangsung selama berbulan-bulan di kalangan publik.

Memar yang cukup besar di tangan kanan Trump terlihat jelas pada Senin (25/8/2025) pagi, saat ia menandatangi perintah eksekutif, dan kembali terlihat beberapa jam kemudian selama pertemuan dengan Presiden Korea Selatan, Lee Jae Myung.

Kemunculan ini terjadi berselang beberapa hari setelah ia difoto dengan memar serupa di tangan kirinya, dan setelah ia menutupi memar di tangan kanannya dengan riasan tebal pada hari Jumat.

Penjelasan Medis di Balik Memar Tangan Donald Trump yang Bikin Publik CemasDonald Trump menutupi tangannya yang memar dengan riasan. (REUTERS/Jonathan Ernst)

Baca juga: Donald Trump Bakal Terapkan Hukuman Mati untuk Kasus Pembunuhan di Washington DC

Penyebab dan Diagnosis Resmi dari Gedung Putih

Kemunculan memar di tangan Trump sebenarnya sudah menjadi sorotan sejak setahun terakhir. Dilansir Forbes, memar serupa telah muncul berkali-kali sejak Agustus lalu, termasuk pada November dan Februari.

Menanggapi hal ini, Gedung Putih dan Trump awalnya memberikan penjelasan bahwa memar tersebut disebabkan karena berjabat tangan dengan ribuan orang secara terus-menerus.

Namun, dalam surat yang dirilis oleh dokter kepresidenan, Sean Barbabella, memar tersebut dinyatakan sesuai dengan iritasi jaringan lunak ringan akibat sering berjabat tangan dan penggunaan aspirin yang dikonsumsi Trump untuk pencegahan penyakit kardiovaskular.

Surat itu juga mengungkapkan bahwa Trump didiagnosis menderita Insufisiensi Vena Kronis, sebuah kondisi yang menurut Barbabella bersifat jinak dan umum pada individu berusia di atas 70 tahun.

Kondisi ini terjadi ketika katup vena melemah, menyebabkan darah sulit mengalir kembali ke jantung dan menumpuk, sehingga bisa menimbulkan memar. 

Meski demikian, hasil pengujian menunjukkan tidak ada bukti penyakit yang lebih serius seperti DVT (trombosis vena dalam) atau penyakit arteri.

Penjelasan Medis di Balik Memar Tangan Donald Trump yang Bikin Publik CemasDonald Trump bersalaman dengan Lee Jae Myung. (REUTERS/Brian Snyder)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Forbes

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Penjelasan Medis di Balik Memar Tangan Donald Trump yang Bikin Publik Cemas

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!