Ilustrasi gejala stroke ringan yang sering dianggap masuk angin. (Gemini AI)
INDOZONE.ID - Banyak orang Indonesia terbiasa menganggap pusing, lemas, atau linglung sebagai tanda masuk angin.
Padahal, bisa jadi itu adalah gejala awal stroke ringan yang sering diabaikan.
Kasus seperti ini bukan hal langka. Bahkan, psikolog anak ternama Kak Seto Mulyadi baru-baru ini mengalaminya.
Baca juga: Kenali Tanda-tanda Bahaya Wanita yang Alami Sakit Stroke!
Stroke ringan (TIA) adalah kondisi ketika aliran darah ke otak terhenti sementara.
Gejalanya bisa mirip stroke berat, tapi berlangsung singkat. Biasanya hanya beberapa menit hingga jam, lalu hilang sendiri.
Masalahnya, banyak orang mengabaikan tanda-tanda ini karena gejalanya ringan dan tidak menimbulkan kelumpuhan.
Padahal, stroke ringan adalah sinyal peringatan serius bahwa stroke berat bisa terjadi kapan saja jika tidak segera ditangani.
Berikut 10 gejala stroke ringan yang paling umum dialami seseorang secara tiba-tiba namun ringan, dan dapat berlangsung beberapa jam, hari, atau jangka panjang.
Sakit Kepala atau Migrain: Kepala mendadak terasa berat atau berputar lebih parah dari biasanya, terjadi berkepanjangan dan terus-menerus.
Baca juga: Mengapa Stroke Ringan Tidak Boleh Disepelekan? Begini Penjelasannya
Kalau kamu mengalami gejala seperti pusing mendadak, bicara pelo, atau tubuh terasa lemas sebelah, jangan anggap remeh! Bisa jadi itu bukan masuk angin, tapi tanda stroke ringan.
Penting untuk dicatat bahwa gejala stroke ringan ini juga bisa menjadi tanda kondisi medis lainnya, jadi penting untuk melakukan deteksi dini, seperti berkonsultasi ke dokter dan melakukan pemeriksaan kesehatan rutin.
Stroke ringan memang sering menipu karena gejalanya tampak sepele. Tapi, satu langkah cepat untuk periksa ke dokter bisa menjadi penyelamat hidup kamu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Braindubai.com