Ilustrasi jerawat. (Timesofindia)
INDOZONE.ID - Banyak orang rela investasi besar untuk skincare: mulai dari serum berlapis-lapis, masker setiap malam, sampai produk dengan klaim premium. Tapi faktanya, kulit sehat bukan cuma soal apa yang kita oleskan dari luar. Ada faktor yang sering terlupakan, namun punya peran besar: kesehatan usus.
Kini, semakin banyak dermatolog yang menyadari bahwa ketika usus sedang “berantakan,” kulit akan memberikan sinyal mulai dari jerawat sampai iritasi.
Usus dan kulit ternyata saling berkomunikasi melalui mekanisme yang disebut gut–skin axis. Kalau bakteri baik di usus berkurang dan bakteri jahat mendominasi, tubuh bisa mengalami inflamasi. Efeknya sering muncul dalam bentuk masalah kulit seperti:
Selain itu, kondisi usus yang tidak seimbang bisa melemahkan skin barrier, pelindung alami kulit. Akibatnya, kulit lebih sensitif, cepat kering, dan sulit terlihat glowing meskipun skincare sudah maksimal.
Baca juga: 4 Rekomendasi Sleeping Mask untuk Kulit Berjerawat, Siap Basmi Jerawat Bandel
Yogurt minuman probiotik untuk diare (freepik)
Di sinilah probiotik memainkan peran penting. Probiotik adalah kumpulan bakteri baik yang membantu menjaga keseimbangan mikrobioma dalam usus.
Dampaknya untuk kulit luar biasa, di antaranya:
Dengan kata lain, probiotik bekerja dari dalam tubuh, tetapi hasilnya dapat terlihat jelas dari luar.
Kabar baik! Kamu nggak perlu perubahan ekstrem. Ada beberapa cara simpel untuk mulai menambah probiotik:
Baca juga: Kulit Kusam dan Jerawat Membandel? Solusinya Ada di Satu Bahan Skincare Ini!
Skincare tetap penting, tetapi hasilnya akan lebih maksimal jika didukung dengan kesehatan tubuh yang seimbang. Dengan menjaga kesehatan usus dan memberi tubuh probiotik yang cukup, kamu membantu kulit jadi lebih sehat, cerah, dan glowing dari dalam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Drdoregilbert.com