Ilustrasi stres kerja. (freepik)
INDOZONE. ID - Stres dan cemas kerap menjadi masalah serius yang dialami banyak orang. Jika dibiarkan berlarut-larut, kondisi ini tidak hanya mengganggu kesehatan mental, tetapi juga berdampak pada fisik sekaligus aktivitas sehari-hari.
Tidak sedikit orang juga merasa kebingungan saat harus menghadapinya karena stres dan cemas sering kali sulit dikendalikan. Akibatnya, berbagai cara dicoba namun belum tentu memberikan hasil yang efektif.
Untuk itu, ada salah satu teknik problem focused coping yang bisa kamu terapkan sebagai langkah mengatasi stres dan cemas secara lebih terarah, berikut penjelasannya:
Teknik problem focused coping merupakan metode manajemen stres dan cemas yang dilakukan dengan mengidentifikasi sumber masalah dan mencari solusi secara langsung.
Baca juga: Mengenal Law of Attraction: Sebuah Teknik untuk Menarik Semua Hal yang Kamu Inginkan
Pendekatan ini membantu seseorang lebih fokus pada penyelesaian masalah, bukan hanya meredakan emosinya. Salah satu manfaat utamanya adalah mengurangi, bahkan menyelesaikan masalah yang menjadi pemicu stres.
Selain itu, teknik ini juga mendorong seseorang untuk meninggalkan perilaku atau situasi yang berdampak negatif bagi kesehatan mental. Contohnya, problem focused coping dapat membuat seseorang berani keluar dari toxic relationship demi kesejahteraan diri.
Dengan masalah yang tertangani lebih cepat, produktivitas pun meningkat dan aktivitas sehari-hari terasa lebih ringan.
Problem-focused coping akan lebih efektif jika dilakukan dengan memecah masalah menjadi langkah-langkah sederhana. Berikut perincian singkat yang bisa kamu terapkan:
Baca juga: Rahasia Redakan Cemas Tanpa Obat: Coba 3 Teknik Journaling Ini!
Itulah penjelasan tentang teknik problem focused coping. Ingat, kamu tidak harus terlihat sempurna di hadapan siapa pun yang terpenting adalah kamu merasa bahagia dan tetap sehat, baik secara mental maupun fisik. Tetap semangat, ya!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Siloam Hospitals