INDOZONE.ID - Berbagai hal menjadi alasan bagi banyak orang untuk begadang, baik disengaja maupun tidak. Gak jarang, tuntutan pekerjaan juga membuat orang tersebut akhirnya harus begadang.
Sering begadang sudah seperti bagian dari gaya hidup, terutama bagi para pekerja. Akan tetapi, kebiasaan ini sebenarnya tidak boleh dianggap sepele karena berdampak buruk bagi kesehatan.
Tak hanya pada masalah fisik, begadang juga bisa memengaruhi emosional dari seseorang.
Baca juga: Sleepwalking: Penyebab, Risiko, dan Cara Mengatasinya
Berikut beberapa efek begadang yang seringkali dialami banyak orang, dari sistem kekebalan tubuh yang lemah, hingga memicu diabetes.
Dalam kondisi tidur, sistem akan produksi zat antibodi dan sitokin. Zat ini berfungsi untuk melindungi tubuh dan melawan infeksi, seperti bakteri dan virus. Akan tetapi, kemampuan sistem imun akan berkurang jika begadang atau tidur terlalu larut.
Dampaknya, tubuh akan sulit melawan infeksi dan membutuhkan waktu lebih lama buat pulih dalam kondisi medis tertentu. Sering begadang juga bisa memicu penyakit kronis, seperti jantung dan diabetes melitus.
Efek keseringan begadang dapat menyebabkan tekanan darah tinggi (hipertensi). Jika kondisi ini tidak dikelola dengan baik, bisa menyebabkan masalah medis yang lebih serius.
Pola tidur konsisten merupakan salah satu cara untuk mengontrol tekanan darah tersebut. Misalnya, kamu tidur dan bangun di jam yang hampir sama yaitu tidur jam 10 malam dan bangun jam 5 pagi.
Baca juga: 7 Minuman yang Bisa Meredakan Asam Lambung dengan Cepat dan Mudah Ditemukan
Efek berikutnya akibat begadang yaitu dapat mengganggu fungsi pencernaan. Ini dapat memengaruhi hormon leptin dan gherelin dalam mengatur nafsu makan, sehingga memicu berat badan berlebih.
Hormon leptin berfungsi memberikan sinyal kenyang ke otak. Jika tidak cukup tidur, otak bisa menurunkan produksi hormon tersebut dan meningkatkan ghrelin, yang mengakibatkan nafsu makan bertambah. Ini membuat kamu sering makan berlebih saat malam.
Efek samping akibat sering begadang salah satunya membuat orang rentan mengalami gangguan kesehatan mental, termasuk perubahan suasana hati dan depresi. Mereka cenderung lebih sulit dalam mengatur emosi.
Penyakit kencing manis atau diabetes mellitus tipe 2 adalah masalah kesehatan serius karena seringnya begadang. Orang yang kurang tidur punya risiko terkena diabetes mellitus, bersamaan dengan risiko penyakit kronis lainnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Ciputrahospital.com