Ilustrasi Halusinasi Hipnagogik. (Freepik)
INDOZONE.ID - Pernah nggak, pas badan udah capek dan mata hampir merem, tiba-tiba ngerasa kayak dengar suara, lihat bayangan, atau jantung langsung deg-degan tanpa alasan jelas?
Padahal belum benar-benar tidur. Banyak orang ngalamin hal kayak gini dan langsung mikir, “Ini mimpi apa gue kenapa, ya?”
Fenomena itu sebenarnya cukup umum dan dikenal dengan nama halusinasi hipnagogik. Kondisi ini sering banget disalahartikan sebagai mimpi buruk atau sekadar kecapekan.
Lewat kanal YouTube @Info Kesehatan IDN, halusinasi hipnagogik dijelasin sebagai pengalaman sensorik yang muncul di momen peralihan antara sadar dan tidur.
Meski kedengarannya serem, kondisi ini nggak selalu berbahaya, asal kita paham apa yang lagi terjadi di tubuh.
Baca juga: Sering Tersentak Kaget Saat Tidur? Itulah Hypnic Jerk, Yuk Kenali Penyebab dan Solusi Mengatasinya!
Halusinasi hipnagogik adalah halusinasi yang muncul ketika seseorang lagi di ambang tidur. Badan mulai rileks, mata terpejam, tapi otak masih setengah sadar. Di fase inilah berbagai sensasi aneh bisa muncul.
Sensasinya bisa macam-macam. Ada yang merasa dengar suara aneh, lihat sosok atau bayangan, mencium aroma tertentu, bahkan ngerasa seperti ada yang nyentuh tubuh. Nah yang bikin kaget, semua itu terasa nyata banget, padahal aslinya nggak ada.
Karena terjadi pas mau tidur, banyak orang nganggep ini mimpi. Padahal beda. Mimpi muncul saat kita sudah tertidur pulas, sedangkan halusinasi hipnagogik datang sebelum itu. Karena otak masih sadar, efeknya terasa lebih intens dan sering bikin panik.
Gejala halusinasi hipnagogik bisa beda-beda di tiap orang. Ada yang cuma sesekali, ada juga yang sering sampai bikin takut tidur.
Gejala yang paling umum adalah munculnya bayangan atau kejadian yang terasa nyata tepat sebelum terlelap.
Misalnya merasa ada orang di kamar, lihat sesuatu bergerak, atau kilatan cahaya yang tiba-tiba muncul.
Banyak juga yang terbangun dengan rasa takut berlebihan. Jantung berdebar, napas cepat, badan terasa kaku, dan sulit bergerak selama beberapa detik.
Kondisi ini sering barengan dengan kelumpuhan tidur atau yang biasa disebut ketindihan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: YouTube