salah satu peregangan agar nyeri otot betis terhindar (Freepik)
INDOZONE.ID - Kamu pernah tiba-tiba terbangun karena betis terasa ketarik dan nyut-nyutan?
Nah, biasanya kram betis muncul dengan rasa nyeri mendadak, otot terasa keras, menegang, dan sulit digerakkan. Setelah mereda, betis ini sering masih terasa kaku atau sedikit kesemutan.
Kondisi tersebut bisa terjadi saat kamu sedang beraktivitas, bahkan ketika tidur di malam hari. Meski terlihat sepele, kram betis yang sering kambuh ini bisa mengganggu aktivitas dan kualitas tidur kamu lho.
Yuk, kenali penyebabnya dan temukan cara mengatasinya agar tidak terus berulang di bawah ini:
Adapun beberapa penyebab betis kram hingga terasa ketarik adalah sebagai berikut.
Baca juga: Kenapa Paha dan Betis Bisa Gatal saat Berlari? Ini Penjelasan Lengkapnya
Setelah kamu mengenali penyebab dan tanda-tandanya, berikut cara untuk mengatasi betis kram :
Baca juga: Mengulas Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasi Nyeri Otot Betis
Nah, agar tidak terjadi kedua kalinya kamu mengalami kram betis seperti ini, kamu bisa mencegahnya.
Mencegah kram betis bisa dimulai dengan menjaga tubuh tetap terhidrasi dan memenuhi kebutuhan elektrolit setiap hari. Lakukan peregangan otot secara rutin, terutama sebelum dan setelah berolahraga, agar otot tetap lentur dan tidak mudah tegang.
Selain itu, kamu bisa hindari duduk atau berdiri terlalu lama, serta usahakan tetap bergerak agar aliran darah ke otot tetap lancar.
Jika sering beraktivitas berat, pastikan tubuh kamu mendapat waktu istirahat yang cukup agar otot tidak kelelahan.
Dengan kebiasaan sederhana ini, risiko kram betis bisa berkurang dan otot tetap sehat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Mayo Clinic