Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 10 FEBRUARI 2026 • 14:20 WIB

Betis Terasa Ketarik Sampai Nyut-nyutan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya Biar Gak Kambuh Lagi

Betis Terasa Ketarik Sampai Nyut-nyutan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya Biar Gak Kambuh Lagisalah satu peregangan agar nyeri otot betis terhindar (Freepik) 

INDOZONE.ID - Kamu pernah tiba-tiba terbangun karena betis terasa ketarik dan nyut-nyutan? 

Nah, biasanya kram betis muncul dengan rasa nyeri mendadak, otot terasa keras, menegang, dan sulit digerakkan. Setelah mereda, betis ini sering masih terasa kaku atau sedikit kesemutan.

Kondisi tersebut bisa terjadi saat kamu sedang beraktivitas, bahkan ketika tidur di malam hari. Meski terlihat sepele, kram betis yang sering kambuh ini bisa mengganggu aktivitas dan kualitas tidur kamu lho.

Yuk, kenali penyebabnya dan temukan cara mengatasinya agar tidak terus berulang di bawah ini: 

Penyebab Betis Kram

Adapun beberapa penyebab betis kram hingga terasa ketarik adalah sebagai berikut.

Baca juga: Kenapa Paha dan Betis Bisa Gatal saat Berlari? Ini Penjelasan Lengkapnya

  1. Kelelahan otot akibat aktivitas berat atau olahraga tanpa pemanasan, membuat otot betis tidak mampu berkontraksi normal dan memicu kram.
  2. Duduk atau berdiri terlalu lama menghambat aliran oksigen dan nutrisi ke otot sehingga otot menjadi kaku dan mudah menegang.
  3. Tubuh kekurangan elektrolit seperti magnesium, kalium, dan kalsium yang mengganggu proses kontraksi dan relaksasi otot.
  4. Mengalami dehidrasi hingga membuat otot kekurangan cairan, oksigen, dan nutrisi, sehingga lebih cepat lelah dan mudah kram.
  5. Kehamilan, terutama trimester akhir, memberi tekanan lebih pada otot betis serta memicu ketidakseimbangan mineral.
  6. Adanya penuaan hingga menyebabkan otot kehilangan kekuatan dan elastisitas sehingga lebih rentan mengalami kontraksi tiba-tiba.
  7. Gangguan saraf akibat kekurangan vitamin B12, vitamin D, atau penyakit tertentu dapat memicu kram, kebas, dan kesemutan.
  8. Penyakit arteri perifer menghambat aliran darah ke kaki sehingga otot betis kekurangan oksigen dan mudah menegang.
  9. Varises mengganggu sirkulasi darah di kaki sehingga otot betis tidak mendapat nutrisi cukup dan lebih rentan kram.

Cara Mengatasi Betis Kram

Setelah kamu mengenali penyebab dan tanda-tandanya, berikut cara untuk mengatasi betis kram : 

Baca juga: Mengulas Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasi Nyeri Otot Betis

  1. Lakukan peregangan pada kaki yang kram dengan meluruskan kaki dan menarik ujung kaki ke arah atas untuk mengurangi ketegangan otot.
  2. Pijat area betis secara perlahan agar otot lebih rileks dan rasa nyeri berkurang.
  3. Gunakan kompres hangat pada betis untuk membantu meredakan nyeri dan melemaskan otot yang tegang.
  4. Minum air putih untuk mengganti cairan tubuh yang hilang dan membantu mengurangi kram akibat dehidrasi.
  5. Konsumsi obat pereda nyeri seperti paracetamol atau ibuprofen jika kram terasa sangat mengganggu.
  6. Gunakan obat kina hanya dengan rekomendasi dokter karena berpotensi menimbulkan efek samping.
  7. Penuhi kebutuhan magnesium dan vitamin B kompleks melalui makanan atau suplemen untuk membantu menjaga fungsi otot dan mencegah kram berulang.

Cara Mencegah Betis Kram 

Nah, agar tidak terjadi kedua kalinya kamu mengalami kram betis seperti ini, kamu bisa mencegahnya. 

Mencegah kram betis bisa dimulai dengan menjaga tubuh tetap terhidrasi dan memenuhi kebutuhan elektrolit setiap hari. Lakukan peregangan otot secara rutin, terutama sebelum dan setelah berolahraga, agar otot tetap lentur dan tidak mudah tegang. 

Selain itu, kamu bisa hindari duduk atau berdiri terlalu lama, serta usahakan tetap bergerak agar aliran darah ke otot tetap lancar. 

Jika sering beraktivitas berat, pastikan tubuh kamu mendapat waktu istirahat yang cukup agar otot tidak kelelahan.

Dengan kebiasaan sederhana ini, risiko kram betis bisa berkurang dan otot tetap sehat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Mayo Clinic

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Betis Terasa Ketarik Sampai Nyut-nyutan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya Biar Gak Kambuh Lagi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!