Ilustrasi remaja main media sosial (medsos). (Pexels/Lisa Fotios)
INDOZONE.ID - Saat ini, media sosial (medsos) sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari masyarakat, terlebih anak remaja.
Fenomena ini memunculkan pertanyaan tentang, bagaimana pengaruh dunia digital terhadap kesehatan mental remaja.
Dikutip dari Medical Daily, para peneliti di bidang psikologi perkembangan remaja kini semakin menaruh perhatian pada kondisi tersebut.
Terlebih, soal dampak konektivitas tanpa henti, umpan balik daring (online feedback), serta budaya perbandingan sosial yang masif terhadap kondisi psikologis generasi muda.
Alih-alih memandang media sosial sebagai sesuatu yang sepenuhnya 'baik' atau 'buruk', berbagai penelitian terbaru menunjukkan, dampaknya bersifat kompleks.
Baca juga: Data: Gejala Depresi dan Kecemasan Lebih Banyak Dialami Anak dan Remaja
Risiko dan manfaatnya sangat bergantung pada cara penggunaan, tujuan penggunaan, serta durasi waktu yang dihabiskan remaja di platform digital.
Orang tua, pendidik, dan tenaga kesehatan, kini tidak lagi hanya berfokus pada lamanya waktu layar (screen time), tetapi juga pada kualitas pengalaman daring yang dialami remaja.
Ilustrasi bermain medsos. (Pexels/Cottonbro)
Sebagian besar remaja saat ini menggunakan setidaknya satu platform media sosial. Banyak di antaranya melaporkan, memeriksa aplikasi berkali-kali dalam sehari, bahkan hampir tanpa henti.
Bagi remaja, media sosial bukan sekadar hiburan. Platform ini menjadi sarana utama untuk bersosialisasi, mengikuti tren, serta mengekspresikan identitas diri.
Pola penggunaan juga berbeda berdasarkan usia, gender, dan latar belakang. Remaja yang lebih tua, cenderung menghabiskan waktu lebih lama di media sosial dibandingkan remaja awal.
Sementara itu, remaja perempuan dilaporkan lebih aktif menggunakan aplikasi berbasis gambar. Di mana, penampilan fisik dan perbandingan sosial lebih menonjol.
Peneliti juga membedakan antara penggunaan tinggi dan penggunaan bermasalah (problematic social media use).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Medical Daily