INDOZONE.ID - Sariawan saat puasa sering bikin aktivitas makan sahur dan berbuka jadi kurang nyaman. Rasa perih di dalam mulut kadang muncul tiba-tiba dan bisa mengganggu saat makan atau minum.
Banyak orang mengira sariawan hanya terjadi karena kekurangan minum saat puasa, padahal penyebabnya bisa lebih dari itu.
Nah, supaya tidak semakin mengganggu, penting untuk mengetahui penyebabnya sekaligus cara mengatasinya dengan tepat.
Sariawan saat puasa sering terjadi karena kondisi mulut yang lebih mudah kering.
Selama berpuasa, tubuh tidak mendapatkan asupan makanan dan minuman dari sahur hingga berbuka, sehingga produksi air liur juga berkurang.
Ketika mulut kering, bakteri bisa lebih mudah berkembang dan memicu iritasi pada jaringan di dalam mulut.
Selain itu, naiknya asam lambung saat perut kosong juga dapat memengaruhi kesehatan rongga mulut dan memicu munculnya sariawan.
Lebih dari itu, kebiasaan makan terlalu cepat saat sahur atau berbuka juga bisa menyebabkan luka kecil di mulut yang akhirnya berubah menjadi sariawan.
Sariawan tidak hanya muncul karena menahan makan dan minum saat puasa, tetapi juga bisa dipicu oleh kebiasaan sehari-hari.
Salah satunya adalah kurang menjaga kebersihan mulut, sehingga bakteri dan jamur seperti Candida albicans dapat menumpuk di rongga mulut.
Baca juga: 3 Obat Sariawan Paling Ampuh dari Bahan Alami, Salah Satunya Yoghurt
Jika kondisi ini dibiarkan, iritasi pada jaringan mulut bisa terjadi dan akhirnya memicu sariawan.
Selain itu, konsumsi makanan terlalu asam atau pedas, kekurangan vitamin B, vitamin C, serta zat besi juga dapat meningkatkan risikonya.
Kurang tidur, stres, hingga cara menyikat gigi yang terlalu keras juga bisa menyebabkan luka kecil di mulut yang berujung menjadi sariawan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Healthline