Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 17 SEPTEMBER 2025 • 09:15 WIB

Stres Bikin Sariawan? Ini Penjelasan dan Cara Mengatasinya Menurut Dokter Gigi

Stres Bikin Sariawan? Ini Penjelasan dan Cara Mengatasinya Menurut Dokter GigiIlustrasi stres bisa bikin sariawan (cmihospital)

INDOZONE.ID - Tahukah kamu kalau stres bisa bikin sariawan? Mungkin terdengar sepele, tapi sebenarnya hubungan antara stres, sariawan dan kesehatan gigi lebih erat dari yang kita kira.

Dalam acara Dent Smile Goes to Office Indozone pada Selasa, 16 September 2025, drg. Febrina Emanuela menjelaskan bahwa stres tidak hanya berdampak pada mental, tapi juga bisa mengganggu kondisi fisik secara menyeluruh, termasuk kesehatan mulut.

"Stres merupakan ketegangan mental dan emosional yang timbul dari situasi yang tidak menyenangkan atau menuntut. Salah satu contohnya itu bisa seperti deadline kantor," ungkap drg. Febrina Emanuela.

Stres Bikin Sariawan? Ini Penjelasan dan Cara Mengatasinya Menurut Dokter Gigidrg. Febrina Emanuela di acara Dent Smile Goes to Office Indozone. (INDOZONE/Putri Octavia Saragih)

Baca juga: 7 Minuman Herbal untuk Sariawan yang Ampuh Tanpa Drama!

Apa Hubungan Stres dan Sariawan?

Saat stres, tubuh memproduksi hormon kortisol atau hormon stres yang dihasilkan kelenjar adrenal. 

"Hormon kortisol sebenarnya memiliki fungsi vital, termasuk mengatur tekanan darah, metabolisme tubuh. Namun jika berlebihan maka ini akan berdampak buruk," sambungnya.

Akibatnya, kamu mungkin akan merasakan beberapa gejala fisik seperti:

  • Berkeringat berlebihan.
  • Jantung berdebar-debar.
  • Masalah pencernaan (susah BAB).
  • Tekanan darah meningkat.

Nah, stres juga bisa menurunkan sistem imun, mengurangi produksi air liur, dan memicu kebiasaan buruk seperti menggigit bibir atau pipi, di mana semua ini bisa memicu timbulnya sariawan.

Bahaya Sariawan Kalau Dibiarkan

Sariawan yang tampak kecil ternyata bisa berdampak besar kalau tidak ditangani dengan baik, lho.

Dalam jangka pendek kamu mungkin akan mengalami kesulitan makan dan minum, serta rasa nyeri yang mengganggu produktivitas.

Sementara itu, dampak jangka panjangnya bisa menyebabkan infeksi sekunder hingga risiko malnutrisi dan dehidrasi.

Kamu juga perlu waspada, jika sariawan tidak sembuh-sembuh dalam 2 minggu, ini bisa jadi peringatan dari tubuh bahwa ada masalah kesehatan lain yang lebih serius.

Maka, segera periksakan diri ke dokter gigi untuk penanganan lebih lanjut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Stres Bikin Sariawan? Ini Penjelasan dan Cara Mengatasinya Menurut Dokter Gigi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!