Ilustrasi gejala cacingan pada anak. (Eliani Kusnedi)
INDOZONE.ID - Banyak orang masih menganggap cacingan sebagai penyakit sepele yang terjadi karena anak kurang menjaga kebersihan.
Padahal, masalah cacingan pada anak bisa lebih serius dari yang dibayangkan, terutama jika tidak ditangani dengan baik.
Infeksi cacing dapat memengaruhi kesehatan anak, mulai dari gangguan pencernaan hingga menghambat tumbuh kembangnya.
Karena itu, penting bagi orang tua untuk memahami gejala cacingan pada anak serta mengetahui cara mencegahnya sejak dini.
Dengan begitu, kesehatan si kecil bisa tetap terjaga dan proses tumbuh kembangnya berjalan optimal.
Baca juga: Menkes Ungkap 700 Ribu Anak Indonesia Alami Gangguan Mental, Kok Bisa?
Pada tahap awal, infeksi cacing sering kali tidak menunjukkan gejala yang jelas. Meski begitu, ada beberapa tanda yang bisa menjadi indikasi bahwa anak mengalami cacingan.
Beberapa gejala yang perlu diwaspadai antara lain:
Dalam beberapa kasus, cacing juga bisa terlihat secara langsung saat anak buang air besar. Biasanya bentuknya menyerupai cacing kecil berwarna putih dengan ukuran sekitar 8–13 milimeter.
Jika orang tua menemukan tanda seperti ini, sebaiknya segera melakukan pemeriksaan ke dokter.
Baca juga: 5 Panduan Memilih Sufor Tanpa Gula Sukrosa yang Lebih Sehat
Cacingan umumnya tidak menimbulkan komplikasi serius jika ditangani dengan cepat dan tepat.
Pengobatannya pun relatif sederhana, biasanya dokter akan memberikan obat cacing yang cukup diminum satu kali untuk membunuh parasit di dalam tubuh.
Dalam beberapa kasus, anak mungkin perlu mengonsumsi dosis kedua setelah dua minggu untuk memastikan seluruh cacing sudah benar-benar hilang. Meski begitu, pemberian obat sebaiknya tetap mengikuti anjuran dokter.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Eka Hospital