INDOZONE.ID - Udara di dalam rumah ternyata dipenuhi awan mikroplastik tak kasatmata berukuran sangat kecil. Tanpa disadari, manusia bisa menghirup ratusan ribu hingga jutaan partikel setiap tahun. Meski begitu, beberapa perubahan kecil dapat membantu mengurangi paparan.
Jika melihat label pakaian yang dikenakan sehari-hari, kemungkinan sebagian besar berbahan sintetis. Selain terjangkau dan beragam, pakaian ini juga menjadi salah satu sumber utama polusi mikroplastik di dalam rumah.
Saat mencuci, mengeringkan, atau bahkan mengenakan pakaian berbahan campuran poliester, serat-serat kecil akan terlepas ke udara. Partikel ini kemudian dapat terhirup dan masuk ke saluran pernapasan.
Para ilmuwan meyakini sebagian besar paparan mikroplastik terjadi saat manusia berada di dalam ruangan. Kabar baiknya, ada sejumlah langkah yang bisa dilakukan untuk menguranginya, mulai dari memilih pakaian hingga mengubah cara membersihkan rumah.
“Mikroplastik ada di mana-mana dan tidak mungkin sepenuhnya dihindari. Namun, ada cara yang bisa secara signifikan mengurangi paparan seiring waktu, terutama melalui perubahan perilaku,” kata Dana Barr, profesor ilmu paparan di Emory University, AS.
Di negara maju, masyarakat menghabiskan sekitar 90 persen waktunya di dalam ruangan. Hal ini membuat potensi paparan mikroplastik melalui udara jauh lebih tinggi dibandingkan di luar ruangan. Sebuah studi pada 2021 di China bahkan menemukan konsentrasi mikroplastik delapan kali lebih tinggi di dalam ruangan.
Baca juga: Bahaya Mikroplastik saat Terhirup oleh Sistem Pernapasan Manusia
Sumber utama mikroplastik di udara berasal dari tekstil, seperti pakaian, sofa, kursi berlapis kain, dan karpet.
“Di dalam ruangan, kita dikelilingi banyak bahan berbasis plastik. Saat digunakan, diduduki, atau dicuci, proses mekanis ini menghasilkan mikroplastik,” ujar Stephanie Wright dari Imperial College London.
Untuk mengurangi paparan, penggunaan filter pada mesin cuci dapat membantu menyaring hingga 90 persen serat mikro dari air limbah. Selain itu, mencuci pakaian dalam jumlah lebih banyak sekaligus dapat mengurangi gesekan. Mengeringkan pakaian di luar ruangan juga disarankan.
Beralih ke bahan alami seperti katun, wol, atau linen juga bisa menjadi pilihan. Serat alami lebih mudah terurai dibandingkan plastik. Membeli pakaian bekas juga dapat membantu mengurangi paparan, meski hal ini masih menjadi perdebatan di kalangan ilmuwan.
Cara Membersihkan Rumah dan Lingkungan Setelah Banjir Bandang (Freepik)
Membersihkan rumah juga berperan penting dalam mengurangi mikroplastik. Menyedot debu dapat mengangkat partikel yang menempel di lantai dan furnitur, namun juga berpotensi menyebarkannya kembali ke udara.
Penggunaan masker N95 saat membersihkan disarankan untuk melindungi diri. Selain itu, permukaan keras sebaiknya dilap dengan kain basah sebelum menyedot debu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Bbc.com