Ilustrasi seseorang mengalami kram otot secara tiba-tiba. (Freepik)
INDOZONE.ID - Banyak orang pernah mengalami kram otot yang terjadi secara tiba-tiba. Bahkan, gejalanya bisa menimbulkan nyeri tajam yang mengganggu aktivitas. Mulai dari olahraga, tidur, hingga kegiatan sehari-hari.
Biasanya, mereka mengalami kram kaki di malam hari, terutama pada betis, telapak kaki, atau paha. Sementara itu, sebagian lain merasakan kejang otot setelah berolahraga, dehidrasi, atau duduk terlalu lama.
Sehingga, memahami penyebab kram otot menjadi kunci penting untuk mencegah dan mengatasinya secara efektif. Penanganan cepat, biasanya meliputi peregangan, hidrasi yang cukup, pijatan, serta perubahan kebiasaan aktivitas.
Meski sering kali bersifat ringan dan sementara, kram yang sering terjadi bisa menjadi tanda adanya gangguan keseimbangan elektrolit, efek samping obat, atau masalah sirkulasi.
Baca juga: Dehidrasi Bisa Jadi Pemicu Kram Otot Saat Berenang, Begini Mengatasinya!
Dikutip dari Medical Daily, kram otot dapat dipicu oleh berbagai faktor. Mulai dari kelelahan otot hingga kondisi kesehatan tertentu. Salah satu penyebab paling umum adalah, penggunaan otot secara berlebihan.
Misal, setelah olahraga intens, berdiri terlalu lama, atau melakukan gerakan berulang.
Otot yang tegang, dapat berkontraksi secara tiba-tiba dan gagal relaksasi, sehingga menimbulkan rasa nyeri.
Berdasarkan informasi dari MedlinePlus, beberapa penyebab umum kram otot meliputi dehidrasi, kekurangan mineral seperti kalium, magnesium, dan kalsium, kehamilan, penggunaan obat tertentu, hingga gangguan saraf.
Ilustrasi kram otot kaki. (Freepik)
Dengan mengamati pola terjadinya kram, kamu dapat membantu mengidentifikasi penyebab utamanya.
Kram kaki di malam hari, sering kali bikin seseorang terbangun secara tiba-tiba akibat nyeri hebat, terutama di area betis. Otot terasa keras, tegang, bahkan terlihat seperti menggumpal saat kejang terjadi.
Menurut data yang dikutip dari Sleep Foundation, sekitar 60 persen orang dewasa pernah mengalami kram betis di malam hari.
Pola kram juga penting untuk diperhatikan. Jika kram terjadi di kedua kaki setelah aktivitas berat, kemungkinan besar disebabkan oleh kelelahan atau dehidrasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Medical Daily