Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 03 MEI 2026 • 11:15 WIB

Jangan Sepelekan! Kebiasaan Makan Ini Bisa Picu Hati Berlemak

Jangan Sepelekan! Kebiasaan Makan Ini Bisa Picu Hati BerlemakIlustrasi seseorang mengalami Fatty liver disease atau hati berlemak. (Freepik)

INDOZONE.ID - Fatty liver disease atau penyakit hati berlemak, kini menjadi masalah kesehatan global yang terus meningkat. Tidak hanya pada orang dewasa, tapi juga kelompok usia yang lebih muda. 

Kondisi tersebut sering berkembang tanpa gejala yang jelas. Terlebih, pada individu dengan kelebihan berat badan, resistensi insulin, atau gangguan metabolisme.

Banyak penderita, baru menyadari adanya gangguan ini setelah menjalani pemeriksaan darah rutin atau pemindaian medis. 

Kabar baiknya, perubahan pola makan dan gaya hidup terbukti memainkan peran penting dalam memperbaiki kondisi hati.

Apa Itu Penyakit Hati Berlemak?

Dikutip dari Medical Daily, penyakit hati berlemak terjadi ketika lemak menumpuk secara berlebihan di dalam sel hati. 

Jenis yang paling umum adalah Nonalcoholic Fatty Liver Disease. Kondisi ini tidak disebabkan oleh konsumsi alkohol, melainkan berkaitan erat dengan obesitas, diabetes tipe 2, kadar trigliserida tinggi, dan resistensi insulin.

Baca juga: 5 Gejala Awal Hati Berlemak Non Alkohol yang Perlu Diwaspadai

Selain itu, ada juga bentuk lain yang dipicu oleh konsumsi alkohol berlebihan. Menurut National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases, banyak penderita tidak menunjukkan gejala pada tahap awal, sehingga penyakit ini sering tidak terdeteksi.

Faktor risiko yang umum meliputi:

  • Obesitas perut
  • Tekanan darah tinggi
  • Kadar trigliserida tinggi
  • Kolesterol HDL rendah
  • Kurang aktivitas fisik
  • Konsumsi gula berlebih
  • Pola tidur buruk
  • Riwayat keluarga dengan penyakit metabolik

Jika tidak ditangani, kondisi ini dapat berkembang menjadi fibrosis, sirosis, bahkan kanker hati.

Jangan Sepelekan! Kebiasaan Makan Ini Bisa Picu Hati BerlemakIlustrasi hati berlemak. (medicanorthbengalclinic.com)

Diagnosis dan Cara Memulihkan Kesehatan Hati

Pemeriksaan medis menjadi langkah awal untuk mengetahui tingkat keparahan penyakit. Dokter biasanya menggunakan tes darah, USG, atau teknologi seperti FibroScan, untuk menilai kadar lemak dan kekakuan hati.

Berdasarkan rekomendasi dari Mayo Clinic, penurunan berat badan sebesar 5–10 persen dapat memberikan dampak signifikan dalam memperbaiki kondisi hati.

Beberapa langkah yang dianjurkan antara lain:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Medical Daily

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Jangan Sepelekan! Kebiasaan Makan Ini Bisa Picu Hati Berlemak

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!