ilustrasi kena penyakit stroke (freepik)
INDOZONE.ID - Tahukah kamu, stroke sering kali datang tiba-tiba, padahal risikonya bisa dikenali dari beberapa kondisi kesehatan sebelumnya.
Sayangnya, beberapa penyakit pemicu stroke kerap dianggap biasa, sampai akhirnya menimbulkan komplikasi serius.
Oleh karena itu, penting untuk lebih peka terhadap sinyal tubuh dan tidak menyepelekan penyakit yang sedang dialami.
Nah, agar kamu lebih berhati-hati, berikut beberapa penyakit yang bisa meningkatkan risiko stroke sebelum terlambat:
Diabetes, baik tipe 1 maupun tipe 2, terjadi ketika kadar gula darah dalam tubuh meningkat secara kronis.
Jika tidak terkontrol, kondisi ini dapat merusak pembuluh darah kecil maupun besar, termasuk pembuluh darah yang menuju otak.
Akibatnya, risiko terjadinya sumbatan atau pecahnya pembuluh darah ikut meningkat.
Diabetes juga sering berkaitan dengan masalah kesehatan lain, seperti hipertensi dan kolesterol tinggi.
Kombinasi kondisi tersebut dapat mempercepat penumpukan plak di pembuluh darah dan memicu terbentuknya gumpalan darah.
Itulah mengapa pengidap diabetes perlu menjaga kadar gula darah tetap stabil.
Pola makan sehat, olahraga teratur, pemeriksaan rutin, dan konsumsi obat sesuai anjuran dokter dapat membantu menekan risiko komplikasi, termasuk stroke.
Sleep apnea adalah gangguan tidur yang membuat napas berhenti sesaat secara berulang saat seseorang sedang tidur.
Meski sering dianggap hanya masalah tidur, kondisi ini ternyata dapat meningkatkan risiko stroke jika tidak ditangani dengan baik.
Hal ini dikarenakan saat sleep apnea terjadi, kadar oksigen dalam tubuh bisa turun berulang kali.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Mayo Clinic, National Heart, Lung, And Blood Institute (NHLBI)