Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 08 MEI 2026 • 13:15 WIB

Kenapa Sering Terbangun Jam 3 Pagi? Ini Penyebab yang Jarang Disadari

Kenapa Sering Terbangun Jam 3 Pagi? Ini Penyebab yang Jarang DisadariIlustrasi terbangun saat tidur (Freepik)

INDOZONE.ID - Pernahkah kamu tiba-tiba terbangun tepat sekitar jam 3 pagi, lalu sulit untuk tidur kembali? Kondisi ini ternyata cukup sering dialami banyak orang.

Saat suasana rumah masih sunyi dan lampu kamar gelap, pikiran justru terasa lebih aktif hingga membuat tidur menjadi tidak nyenyak.

Agar lebih memahami penyebabnya, berikut penjelasan lengkap mengenai alasan seseorang sering bangun jam 3 pagi.

Baca juga: Kenapa Tubuh Sering Terbangun Jam 3 Pagi? Waspadai Gangguan Tidur

Penyebab Sering Terbangun Jam 3 Pagi

Kenapa Sering Terbangun Jam 3 Pagi? Ini Penyebab yang Jarang DisadariIlustrasi terbangun. (freepik.com)

1. Tubuh Memiliki Siklus Tidur Alami

Tidur manusia tidak berlangsung dalam satu fase panjang tanpa jeda. Selama tidur, tubuh akan melewati beberapa tahapan yang terus berulang sepanjang malam.

Umumnya, satu siklus tidur berlangsung sekitar 90 hingga 110 menit. Dalam semalam, orang dewasa dapat mengalami empat hingga enam siklus tidur yang terdiri dari tidur ringan, tidur lelap, dan fase REM atau rapid eye movement.

Menjelang akhir siklus, tubuh akan berada pada fase tidur ringan, sehingga seseorang lebih mudah terbangun. Karena tidur dalam biasanya lebih dominan di awal malam, maka bangun pada dini hari seperti pukul 3 pagi, menjadi kondisi yang cukup normal secara biologis.

Tak sedikit orang yang sebenarnya sempat terbangun beberapa kali di malam hari, tapi langsung tertidur kembali sehingga tidak menyadarinya.

Baca juga: Jangan Anggap Remeh! Tidur Siang Berlebihan Bisa Picu Masalah Kesehatan

2. Pengaruh Ritme Sirkadian dan Hormon Tubuh

Tubuh manusia memiliki jam biologis alami atau ritme sirkadian, yang mengatur kapan waktu tidur dan bangun. Sistem ini sangat berpengaruh terhadap kualitas istirahat seseorang.

Menjelang pagi hari, tubuh mulai mempersiapkan diri untuk bangun. Salah satu tanda adalah, meningkatnya produksi hormon kortisol yang membantu tubuh menjadi lebih waspada dan siap beraktivitas.

Peningkatan hormon tersebut biasanya mulai terjadi pada dini hari. Akibatnya, tubuh menjadi lebih sensitif terhadap suara, cahaya, atau gangguan kecil lainnya, sehingga lebih mudah terbangun.

Jika kamu berada pada fase tidur ringan ketika kadar kortisol mulai meningkat, kemungkinan bangun jam 3 pagi pun akan semakin besar. Hal ini sebenarnya merupakan bagian alami dari mekanisme tubuh.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Timesofindia.indiatimes.com

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Kenapa Sering Terbangun Jam 3 Pagi? Ini Penyebab yang Jarang Disadari

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!