Ilustrasi celana ketat. (Freepik)
INDOZONE.ID - Celana ketat masih jadi pilihan banyak perempuan buat menunjang penampilan. Skinny jeans, legging, shapewear, sampai pantyhose sering dipakai karena dianggap bikin badan kelihatan lebih rapi dan outfit jadi makin kece.
Tapi di balik itu, terlalu sering pakai baju atau celana yang ketat ternyata bisa bikin masalah kesehatan, terutama di area kewanitaan.
Pakaian yang terlalu ketat bisa bikin area intim susah “bernapas” karena sirkulasi udaranya kurang lancar. Akibatnya, area tersebut jadi lebih lembab dan hangat. Kondisi seperti ini biasanya disukai jamur untuk berkembang.
Risikonya bisa makin besar kalau kamu gampang berkeringat, habis olahraga, atau terlalu lama pakai pakaian basah.
Contohnya setelah gym, jogging, atau berenang. Banyak orang masih suka malas ganti baju olahraga yang lembab atau tetap pakai baju renang basah terlalu lama. Padahal, kebiasaan ini bisa memicu infeksi jamur.
Baca juga: Cowok-cowok Wajib Tau! Pakai Celana Terlalu Ketat Bisa Pengaruhi Kualitas Sperma
Infeksi jamur di area kewanitaan biasanya ditandai dengan beberapa hal seperti:
Kalau keluhan seperti ini sering muncul, jangan dianggap biasa aja.
Banyak orang langsung mengira semua keluhan di area intim pasti karena jamur. Akhirnya, mereka beli obat sendiri tanpa periksa dulu.
Padahal, gejala seperti itu juga bisa muncul karena kondisi lain, misalnya bacterial vaginosis (BV) atau trikomoniasis. Gejalanya memang mirip, tapi cara mengatasinya berbeda.
Karena itu, menebak sendiri penyebabnya kadang malah bikin penanganannya jadi salah.
Baca juga: Ini Dia Bahaya Keseringan Pakai Celana Ketat, Sirkulasi Darah dan Pencernaan Terganggu
Kalau keluhannya sering kambuh, makin parah, atau nggak membaik setelah perawatan sendiri, sebaiknya langsung konsultasi ke dokter. Dengan begitu, penyebabnya bisa diketahui lebih jelas dan pengobatannya juga tepat.
Memakai pakaian ketat sesekali sebenarnya nggak masalah. Tapi kalau hampir tiap hari dipakai terus, tubuh juga bisa mulai kasih “kode” kalau ada yang nggak nyaman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Healthline