Ilustrasi melahirkan. (Freepik)
INDOZONE.ID - Menjelang hari persalinan, banyak ibu hamil merasa cemas karena membayangkan rasa sakit yang akan dialami saat melahirkan.
Meski rasa nyeri tidak dapat dihindari sepenuhnya, ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk membantu mengurangi ketidaknyamanan selama proses melahirkan.
Berikut beberapa tips yang dapat membantu mengurangi rasa sakit saat melahirkan.
Ilustrasi melahirkan (photo/freepik/serhii-bobyk)
Menjelang persalinan, usahakan untuk tidak larut dalam pikiran-pikiran negatif yang justru dapat meningkatkan rasa cemas.
Alihkan perhatian dengan melakukan aktivitas ringan yang membuat hati lebih tenang, seperti mendengarkan musik, membaca buku, menonton film favorit, atau sekadar beristirahat.
Saat pikiran lebih rileks, tubuh juga akan lebih mudah menghadapi kontraksi sehingga rasa nyeri dapat terasa lebih ringan.
Baca juga: Hal yang Harus Disiapkan Sebelum Persalinan Normal, Jangan Sampai Terlewat
Tenaga kesehatan memiliki peran penting selama proses kehamilan hingga persalinan. Karena itu, pilihlah dokter kandungan atau bidan yang mampu memberikan rasa aman, nyaman, dan mudah diajak berdiskusi.
Apabila mengalami kecemasan atau memiliki keluhan selama kehamilan, jangan ragu untuk berkonsultasi agar mendapatkan penjelasan dan penanganan yang sesuai.
Mengetahui tahapan persalinan dapat membantu mengurangi rasa takut ketika hari kelahiran tiba. Semakin banyak informasi yang dimiliki, semakin siap pula ibu menghadapi kontraksi maupun proses melahirkan.
Informasi tersebut dapat diperoleh melalui buku, kelas prenatal, sumber kesehatan terpercaya, maupun berbagi pengalaman dengan ibu yang pernah melahirkan.
Baca juga: Daftar Persiapan Persalinan yang Wajib Dibeli sebelum Melahirkan, Jangan Sampai Terlewat!
Mengatur pola napas menjadi salah satu cara efektif untuk membantu mengendalikan rasa nyeri saat kontraksi berlangsung.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Healthcare.utah.edu