Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 16 MEI 2026 • 18:05 WIB

Kuku Jadi Tipis dan Rapuh Akibat Bahan Kimia? Ini Cara Mengatasinya Sebelum Semakin Parah!

Kuku Jadi Tipis dan Rapuh Akibat Bahan Kimia? Ini Cara Mengatasinya Sebelum Semakin Parah!Ilustrasi aktivitas mencucui yang berisiko meningkatkan paparan bahan kimia ke kuku. (freepik)

INDOZONE.ID - Memiliki kuku yang sehat tentu jadi keinginan banyak orang. Namun, bagaimana jika kuku tiba-tiba terasa lebih tipis, mudah patah, terbelah, bahkan mengelupas tanpa alasan yang jelas?

Banyak orang langsung menganggap kondisi ini terjadi karena kurang perawatan atau terlalu sering memakai kuteks. 

Padahal, masalah kuku rapuh bisa berkaitan dengan kondisi yang disebut hapalonychia, yaitu gangguan pada kuku yang membuat teksturnya menjadi lebih lemah, tipis, dan gampang rusak.

Meski terdengar sepele, kondisi ini bisa mengganggu aktivitas sehari-hari. Kuku bisa patah saat membuka benda, menggaruk kulit, bahkan retak hanya karena benturan kecil. Jika terus dibiarkan, kuku juga bisa terlihat kusam dan kurang sehat.

Baca juga: Kuku Kuning Karena Infeksi Jamur? Dokter Biasanya Pakai Obat Ini untuk Mengatasinya

Lalu, apa sebenarnya yang menyebabkan kondisi ini?

Paparan Suhu Ekstrim Bisa Membuat Kuku Kehilangan Kelembaban

Salah satu penyebab yang sering tidak disadari adalah paparan suhu yang terlalu panas atau terlalu dingin.

Misalnya, terlalu sering berada di ruangan ber-AC dalam waktu lama, terpapar udara dingin secara terus-menerus, atau bekerja di lingkungan dengan suhu panas ekstrem. Kondisi tersebut bisa membuat kuku kehilangan kelembaban alaminya.

Saat kadar kelembaban kuku menurun, kuku akan menjadi lebih kering, rapuh, dan mudah pecah. Hal ini mirip seperti kulit yang menjadi kering saat terlalu sering terkena udara dingin — bedanya, kuku juga bisa mengalami hal serupa.

Baca juga: Kuku Kamu Kuning? Vitamin E Bisa Bantu Mengatasinya!

Produk Pembersih Rumah Ternyata Bisa Jadi Musuh Kuku

Aktivitas rumah tangga yang terlihat biasa ternyata bisa diam-diam merusak kesehatan kuku.

Sabun cuci piring, cairan pembersih lantai, deterjen pakaian, hingga cairan pembersih kamar mandi umumnya mengandung bahan kimia yang cukup keras. Jika tangan terus terpapar tanpa perlindungan, lapisan alami kuku bisa terkikis perlahan. Akibatnya, kuku menjadi lebih tipis dan mudah rusak.

Orang yang bekerja di bidang kebersihan atau sering melakukan pekerjaan rumah tanpa sarung tangan biasanya memiliki risiko lebih tinggi mengalami kondisi ini.

Baca juga: Cara Alami Mengatasi Kuku yang Tiba-Tiba Menguning dengan Oregano Oil

Terlalu Sering Pakai Penghapus Kutek Juga Berbahaya

Bagi pecinta nail art atau pengguna kuteks rutin, kebiasaan ini juga patut diperhatikan.

Cairan penghapus kuteks berbahan aseton dikenal efektif membersihkan warna kuku dengan cepat. Namun dibalik itu, acetone bisa membuat kuku menjadi sangat kering jika digunakan terlalu sering.

Tak hanya kuku, area kulit di sekitar kuku juga bisa ikut terasa kasar dan iritasi.

Sebagai alternatif, kamu bisa mencoba penghapus kuteks non-aseton yang cenderung lebih lembut.

Baca juga: Vaksin Wajib Anak di Indonesia, Simak Daftar Lengkapnya

Gunakan Sarung Tangan Saat Bersentuhan dengan Bahan Kimia

Jika aktivitas harian mengharuskan kamu bersentuhan dengan sabun atau bahan kimia tertentu, jangan malas memakai sarung tangan. Langkah sederhana ini bisa menjadi perlindungan utama agar kuku tidak terkena paparan langsung yang berlebihan.

Sarung tangan juga membantu menjaga kelembaban alami tangan dan kuku tetap terjaga.

Mulai Pilih Produk yang Lebih Aman

Saat ini sudah banyak produk pembersih rumah tangga dengan kandungan yang lebih ramah lingkungan dan minim bahan kimia keras.

Beralih ke produk seperti ini bisa menjadi pilihan yang lebih aman, bukan hanya untuk kuku tetapi juga kesehatan kulit secara keseluruhan.

Baca juga: Warna Kuku Menguning? Jangan Panik! Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kuku terus mengalami kerusakan, terasa nyeri, berubah warna, atau tidak membaik setelah melakukan perawatan mandiri, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter.

Dalam beberapa kasus, kuku rapuh juga bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan lain yang perlu ditangani lebih lanjut.

Kuku memang terlihat kecil, tetapi kondisinya bisa memberi banyak petunjuk tentang kesehatan tubuh secara keseluruhan. Jadi, kalau kuku mulai mudah patah dan mengelupas, jangan buru-buru menganggapnya masalah sepele.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Healthline

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Kuku Jadi Tipis dan Rapuh Akibat Bahan Kimia? Ini Cara Mengatasinya Sebelum Semakin Parah!

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!