Ilustrasi Peradangan Amandel. (Freepik)
INDOZONE.ID - Radang amandel memang sering dianggap penyakit biasa, padahal kondisi ini bisa membuat aktivitas jadi tidak nyaman. Tenggorokan sakit, susah menelan, hingga badan mudah lemas.
Peradangan amandel atau tonsilitis biasanya terjadi karena infeksi virus, tapi dalam beberapa kasus juga bisa disebabkan oleh bakteri.
Nah, berikut beberapa gejala radang amandel yang cukup sering muncul dan perlu diwaspadai sejak awal.
Baca juga: Sering Dianggap Pelepas Penat, Kebiasan Minum Alkohol Ternyata Malah Bisa Memicu Depresi!
Gejala paling umum dari radang amandel adalah tenggorokan yang terasa nyeri atau perih. Biasanya rasa sakit semakin terasa saat makan, minum, atau menelan.
Saat mengalami peradangan, amandel biasanya terlihat membesar, merah, dan terasa tidak nyaman. Dalam beberapa kondisi, pembengkakan juga bisa membuat napas terasa lebih berat melalui mulut.
Karena area tenggorokan mengalami peradangan, banyak orang jadi kesulitan menelan makanan atau minuman.
Radang amandel juga bisa membuat suara berubah jadi lebih serak atau terdengar berat. Hal ini terjadi karena area sekitar tenggorokan ikut mengalami iritasi.
Baca juga: Bukan Olahraga! Tidur Ternyata Bisa Efektif Turunkan Risiko Depresi hingga 50 Persen
Pada beberapa kasus, amandel bisa terlihat memiliki bercak putih atau kekuningan. Biasanya, kondisi ini cukup sering muncul kalau peradangan disebabkan oleh infeksi bakteri.
Radang amandel juga kadang membuat napas jadi kurang sedap. Hal ini bisa terjadi karena adanya peradangan atau penumpukan bakteri di area tenggorokan.
Selain tenggorokan sakit, tubuh juga bisa ikut bereaksi dengan munculnya demam, sakit kepala, dan badan terasa lemas.
Pembengkakan kelenjar getah bening di sekitar leher juga bisa menyebabkan area rahang dan leher terasa sakit atau tidak nyaman saat disentuh.
Baca juga: 25 Cerita di Balik Jas Putih, Penulis ingin Tunjukkan Dokter Juga Manusia
Jika gejalanya masih ringan, ada beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan di rumah agar kondisinya lebih nyaman.
Air putih membantu tenggorokan tetap lembap dan membuat tubuh tidak mudah lemas.
Saat tubuh sedang melawan infeksi, istirahat jadi hal penting agar pemulihan lebih cepat.
Berkumur dengan air garam hangat bisa membantu mengurangi rasa tidak nyaman di tenggorokan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Rsiabinamedika.com