Ilustrasi sarapan (freepik/stockking)
INDOZONE.ID - Waktu makan ternyata sama pentingnya dengan jenis makanan yang dikonsumsi. Sejumlah penelitian terbaru menunjukkan, makan lebih larut pada malam hari, berkaitan dengan peningkatan berat badan.
Hal itu memunculkan pertanyaan, apakah sarapan dalam porsi besar lebih baik dibandingkan makan malam besar untuk menurunkan berat badan?
Sebuah studi terbaru yang melibatkan orang dewasa, dengan kelebihan berat badan dan obesitas menunjukkan, strategi tersebut patut dipertimbangkan.
Penelitian yang dipublikasikan dalam British Journal of Nutrition menemukan, mengonsumsi sarapan besar yang kaya protein atau serat, serta membatasi asupan energi pada malam hari, berhubungan dengan penurunan berat badan.
Baca juga: Biar Usus Bahagia, Jangan Sentuh 3 Makanan Ini Saat Sarapan!
Dikutip dari Medical News Today, penelitian ini merupakan kelanjutan dari studi sebelumnya oleh kelompok peneliti yang sama.
Pada studi terdahulu ditemukan, makan lebih banyak di pagi hari dapat menekan nafsu makan pada individu dengan kelebihan berat badan dan obesitas.
Dalam penelitian terbaru, sebanyak 19 partisipan direkrut, terdiri dari dua perempuan dan 17 laki-laki dengan usia rata-rata 57,4 tahun. Indeks massa tubuh (IMT) peserta berkisar antara 26,8 (kelebihan berat badan) hingga 41,1 (obesitas berat).
Peneliti terlebih dahulu mengukur kebutuhan energi istirahat masing-masing peserta, kemudian menyusun pola makan berdasarkan kebutuhan tersebut.
ilustrasi sarapan bergizi. (freepik.com)
Setelah menjalani diet pemeliharaan selama beberapa hari, peserta secara acak mengikuti salah satu dari dua pola sarapan besar selama 28 hari:
1. Diet tinggi protein
Maksimal 15 gram serat per hari
2. Diet tinggi serat
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Medical News Today