ilustrasi nyeri sendi (freepik)
INDOZONE.ID - Kamu merasa nyeri sendi sering datang tiba-tiba? bikin aktivitas nggak nayam? Nah jika dibiarkan terus menerus tentu rasa ngilu, kaku atau pegal ini bisa menganggu prodiktivitas kamu.
Kabar baiknya, ada beberapa obat nyeri sendi yang bisa membantu meredakan keluhan dan mudah ditemukan di apotek tanpa ribet.
Mulai dari obat minum hingga oles, masing-masing punya cara kerja berbeda sesuai kebutuhan dan tingkat nyeri.
Namun, penting juga untuk kamu memahami dosis, efek samping, serta aturan pakainya supaya tetap aman digunakan.
Berikut 8 rekomendasi obat nyeri sendi yang ampuh dan praktis dicari, jadi kamu nggak perlu lagi cuma pasrah nahan sakit.
Panadol mengandung parasetamol yang bekerja langsung pada pusat nyeri di otak, sehingga membantu meredakan nyeri sendi ringan, nyeri otot, hingga pegal setelah aktivitas. Obat ini termasuk pilihan yang cukup aman dan bisa dibeli tanpa resep dokter
Proris Triple Action mengandung ibuprofen yang membantu meredakan nyeri sendi, mengurangi peradangan, sekaligus menurunkan demam. Obat ini sering digunakan saat sendi terasa kaku atau nyeri setelah aktivitas berat.
Baca juga: 6 Cara Alami Mengatasi Nyeri Sendi Tanpa Obat, Apa Saja?
Voltaren mengandung diklofenak, obat antiinflamasi yang membantu meredakan nyeri dan peradangan pada sendi maupun otot. Bentuk gel sering dipilih karena bekerja langsung di area nyeri tanpa harus diminum.
Counterpain adalah krim oles dengan kandungan metil salisilat, mentol, dan eugenol yang memberi sensasi hangat sekaligus membantu meredakan nyeri sendi dan pegal-pegal setelah aktivitas. Cocok untuk nyeri ringan hingga sedang.
Hotin DCL merupakan gel oles dengan kombinasi metil salisilat, kamper, dan mentol yang memberikan sensasi hangat serta membantu melancarkan aliran darah di area nyeri sendi. Efeknya membantu meredakan nyeri sekaligus mempercepat pemulihan otot dan sendi.
Baca juga: Benarkah Kaldu Tulang Meredakan Nyeri Sendi dan Masalah Pencernaan? Ini Penjelasannya
Osteokom adalah suplemen yang mengandung kalsium, vitamin D3, dan magnesium untuk menjaga kekuatan tulang serta membantu mengurangi risiko nyeri akibat tulang rapuh. Berbeda dari obat nyeri, manfaatnya terasa setelah pemakaian rutin.
Neo Rheumacyl mengandung kombinasi parasetamol, ibuprofen, dan kafein yang bekerja membantu meredakan nyeri sendi, nyeri otot, sakit kepala, hingga pegal akibat aktivitas padat. Kombinasi ini membuat efek pereda nyeri terasa lebih cepat pada sebagian orang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: World Health Organization (WHO), Mayo Clinic