Kamis, 03 JULI 2025 • 18:45 WIB

Gak Cuma Seru, Blind Box Ternyata Bisa Picu Efek Kecanduan

Author

Ilustrasi blind box. (Instagram/mochiclub.cl)

INDOZONE.ID - Tren blind box atau kotak kejutan, kini tengah digandrungi oleh banyak orang, terutama di kalangan anak muda dan kolektor.

Meski terlihat seru dan menyenangkan, psikolog klinis dewasa Alfath Hanifah Megawati atau yang akrab disapa Ega, mengungkap bahwa ada sisi lain yang perlu diwaspadai dari tren ini. 

Menurutnya, pola membeli blind box yang mengandalkan keberuntungan bisa menyerupai mekanisme berjudi.

Baca juga: Mainan Anak Jadi Koleksi Dewasa: Kenapa Gen Z dan Milenial Kecanduan?

Sensasi saat membuka kota dan menemukan item langka ternyata memicu pelepasan hormon dopamin di otak.

Efek ini bisa membuat seseorang ingin terus mengulangi pengalaman yang sama, mirip seperti orang yang kecanduan.

"Kalau koleksi biasa kan kita tahu pasti barang yang dibeli. Tapi blind box beda, ada unsur ketidakpastian yang justru bikin orang makin penasaran dan nagih," jelas Ega seperti dikutip di Instagram @pandemictalks, Kamis (3/7/2025).

Fenomena ini sudah cukup mendapat perhatian di beberapa negara. 

Tak sedikit pemerintah yang mulai mengatur penjualan blind box karena dinilai punya dampak psikologis jangka panjang, terutama pada anak dan remaja.

Baca juga: Kecanduan Game Bisa Rusak Kesehatan Mental, Ini Faktor Risiko hingga Cara Mengatasinya

Lebih lanjut, Ega juga menyebut bahwa kebiasaan membeli blind box tak jarang dipicu oleh tekanan emosional. 

"Kadang orang beli itu bukan cuma karena hobi, tapi karena lagi stres atau merasa kurang percaya diri. Dapat item langka bisa jadi semacam pelarian dan memberi rasa bangga, seolah-olah itu pencapaian," sambungnya.

Meski tak langsung berbahaya, Ega mengingatkan pentingnya mengelola kebiasaan belanja ini dengan bijak. 

Apalagi jika sudah mulai mengganggu keuangan atau membuat seseorang sulit berhenti.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Instagram/pandemictalks

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU