Minggu, 03 AGUSTUS 2025 • 15:51 WIB

Pria Ini Diduga Nekat Akhiri Hidupnya Karena Gak Kuat Nahan Sakit Gagal Ginjal Berlarut-larut

Author

Ilustrasi gagal ginjal akut. (FREEPIK/brgfx)


INDOZONE.ID - Seorang pria muda dilaporkan nekat mengakhiri hidupnya lantaran gak kuat menahan sakit ginjal. Diduga pria bernama Gunawan Heykal ini sudah bertahun-tahun menjadi pasien penyakit gagal ginjal.

Gunawan meninggal dunia pada 21 Juli 2025 diduga karena bunuh diri. Ia menulis sebuah surat perpisahan buat kedua orang tua. 

Isi Surat yang Ditinggalkan

Secarik surat yang ditulis Gunawan sebelum meninggal. (Instagram)


“Ma, Pa, maafin aku. Aku capek, badanku sakit, hatiku lebih sakit. Gagal ginjal ini mengambil semuanya dari aku. Kerjaanku, teman-temanku, bahkan orang yang katanya ku sayang,” tulis pria tersebut, dikutip Instagram pembasmi.kehaluan.reall.

Baca juga: Kapan Sebaiknya Pasien Gagal Ginjal Boleh Tranplantasi? Ini Jawaban Dokter


Masih dalam secarik surat yang sama, pria itu juga nampak memilih untuk mengakhiri hidupnya karena merasa jadi beban buat keluarga. Ia ingin ayah dan ibunya hidup lebih bahagia tanpa merawatnya yang harus bolak-balik jalani cuci darah karena penyakit ginjalnya. 

“Aku gak mau kalian terus lihat aku menderita. Maaf kalau ini caraku pergi. Terima kasih udah selalu ada meski aku gak pantas. Doain aku ya,” tutupnya. 

Balasan Orang Tua yang Pilu

Tak ada perkataan langsung di antara kedunya sebelum menghembuskan napas terakhir dan baru ketahuan curhatan pilu ini. Di slide selanjutnya, para kerabat sudah membopong keranda.

Sambil menunjukkan keranda, orang tua almarhum pun begitu menunjukkan cerita pilunya ditinggal anaknya tercinta dengan kondisi tragis alias gak wajar.

Baca juga: Waspada! Konsumsi Obat Nyeri Berlebihan Bisa Picu Gagal Ginjal Akut

“Mama, papa gak sanggup nak jika harus kehilangan kamu dengan cara seperti ini,” ungkap kedua orang tuanya. 

Lalu seorang ibu berbaju hitam tertunduk pilu sambil memegangi batu nisan. Betapa perihnya hati orang tua harus menghadapi kenyataan tersebut. 

“Maafin mama, papa ya nak, selama ini kurang peka sama keadaanmu. Andai waktu bisa diputar kembali pasti tidak akan terjadi seperti ini,” tutupnya. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Instagram @pembasmi.kehaluan.reall

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU