INDOZONE.ID - Pernah dengar istilah “lockjaw”? Nah, itu salah satu tanda tetanus, penyakit serius yang bisa datang cuma gara-gara luka kecil, kayak ketusuk paku atau duri.
Gejala yang Harus Diwaspadai
Gejala tetanus muncul saat 3 hari sampai 3 minggu setelah luka baik dari luka kecil maupun besar. Tanda paling umum adalah kejang otot rahang.
Selain itu, gejala lain termasuk kekakuan otot leher, bahu, dan punggung, kesulitan menelan atau bernapas, kejang otot menyakitkan, serta detak jantung cepat atau tidak teratur.
Baca juga: Kebiasaan Pagi yang Bisa Merusak Jantung, Ini 4 Bahayanya
Siapa yang Berisiko
Siapa pun bisa terkena tetanus, terutama jika belum divaksin atau melewatkan dosis booster. Luka dalam, kotor, atau akibat gigitan hewan meningkatkan risiko.
Faktor lain termasuk pekerjaan yang berhubungan dengan tanah atau hewan, kondisi imun lemah, diabetes, dan penggunaan narkoba suntik.
Cara Mencegah Tetanus
Vaksinasi tetap cara paling ampuh buat mencegah tetanus. Sekarang, anak-anak, remaja, sampai orang dewasa dianjurkan ikut dosis primer dan booster secara rutin.
Selain itu, rawat luka dengan cepat dan bersih ya, jangan lupa cuci tangan dulu, bersihkan lukanya, dan kalau lukanya berisiko tinggi, langsung ke dokter.
Tetanus memang jarang, tapi bisa muncul cuma dari luka kecil. Jadi, pastikan imunisasi kamu selalu up-to-date dan jaga luka dengan benar. Ingat, mencegah selalu lebih gampang daripada mengobati.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: CDC, Betterhealth.vic.gov.au