INDOZONE.ID - Stres adalah salah satu hal yang paling sering kita alami, entah itu karena pekerjaan yang menumpuk atau masalah pribadi.
Namun, siapa sangka kalau stres juga bisa memicu masalah pada kulit dan rambut?
Ternyata, ada kaitan erat antara kondisi mental dan kesehatan fisik kita.
Baca juga: Catat! Berikut Tips Cegah Penyakit Kulit Menular di Musim Pancaroba
Hubungan Stres dan Masalah Kulit
Menurut dr. Viral Desai, seorang ahli bedah plastik dan transplantasi rambut, stres dan kecemasan bisa menyebabkan kekacauan dalam tubuh.
Hal ini bisa memicu berbagai masalah kulit dan rambut yang bikin frustasi, diantaranya seperti berikut:
Jerawat: Stres memicu hormon kortisol yang meningkatkan produksi minyak di wajah. Alhasil, jerawat, komedo, dan pori-pori tersumbat pun bermunculan.
- Eksim dan Psoriasis: Stres bisa memicu munculnya kulit merah, gatal, bersisik, dan peradangan.
- Rambut Rontok: Jika dibiarkan, stres bisa menyebabkan kerontokan rambut yang berlebihan.
- Kulit Lebih Sensitif: Kulit jadi lebih mudah iritasi dan bereaksi terhadap produk atau lingkungan.
- Penuaan Dini: Stres kronis dapat mengurangi produksi kolagen yang menyebabkan munculnya kerutan dan garis halus.
Dr. Satish Bhatia, seorang dokter kulit, menambahkan bahwa stres mempengaruhi sistem endokrin yang menyebabkan perubahan hormon.
Ini adalah alasan di balik berbagai respons fisik yang terjadi saat kita merasa cemas.
Cara Mengatasi Masalah Kulit Akibat Stres
Lalu, bagaimana cara mengatasinya? Dr. Desai menyarankan beberapa hal sederhana yang bisa kita lakukan.
Berikut beberapa diantaranya:
- Lakukan Hal yang Meredakan Stres: Coba meditasi, yoga, atau latihan pernapasan dalam. Aktivitas ini membantu menenangkan pikiran dan meredakan ketegangan.
- Tidur yang Cukup: Pastikan tidur 7-8 jam per malam. Ini penting untuk mengatur hormon stres dan menjaga keseimbangan tubuh.
- Pilih Produk Perawatan Kulit yang Tepat: Gunakan produk yang lembut, bebas pewangi, dan hipoalergenik agar tidak memperparah kondisi kulit yang sensitif.
Baca juga: Catat! Berikut Tips Cegah Penyakit Kulit Menular di Musim Pancaroba
Jika masalah kulit tidak kunjung membaik, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter kulit.
Seringkali masalah kulit akibat stres membutuhkan penanganan profesional.
Bahkan, dr. Bhatia mengatakan bahwa intervensi psikologis juga bisa sangat membantu, terutama bagi pasien muda yang mengalami masalah kulit karena stres.
Pada intinya, menjaga kesehatan mental sama pentingnya dengan menjaga kesehatan fisik.
Jadi, mari kita mulai lebih peka terhadap diri sendiri dan berikan waktu untuk beristirahat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara