Rabu, 03 SEPTEMBER 2025 • 14:20 WIB

Kemenkes Siapkan Tenaga Kesehatan Hadapi Ancaman Megathrust

Author

Personel Basarnas dan Palang Merah Indonesia Sumatera Barat mendengarkan arahan dalam simulasi nasional kesiapsiagaan menghadapi Megathrust di Kota Padang, Provinsi Sumbar. (ANTARA/Muhammad Zulfikar)

INDOZONE.ID - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI terus melakukan langkah-langkah persiapan dalam menghadapi gempa Megathrust. Selain itu, mereka juga menyiapkan sejumlah tenaga kesehatan cadangan yang nantinya bertugas membantu tim medis di lapangan, apabila terjadi bencana alam seperti gempa Megathrust.

"Tenaga cadangan kesehatan ini adalah relawan kesehatan terlatih yang dapat digerakkan sewaktu-waktu saat terjadi kedaruratan," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenkes RI Kunta Wibawa Dasa Nugraha di Kota Padang, Rabu (3/9/2025).

Hal tersebut disampaikan Sekjen Kemenkes saat memberikan arahan kepada sejumlah instansi yang tergabung dalam pelaksanaan simulasi nasional kesiapsiagaan menghadapi Megathrust di Kota Padang, Provinsi Sumbar.

Baca juga: Kemenkes Dorong Penerapan Teknologi Genetik dan Robotik dalam Perawatan Kulit

Menurutnya, tenaga kesehatan cadangan ini nantinya tidak hanya terfokus membantu masyarakat di Kota Padang, namun juga bisa dimobilisasi ke daerah-daerah lain yang membutuhkan apabila terjadi bencana alam seperti gempa atau tsunami.

Selain pelatihan tenaga kesehatan cadangan, Kemenkes juga menyiapkan emergency medical team atau tim medis darurat dengan standar internasional yang siap diterjunkan kapanpun dan dimanapun untuk memberikan layanan kesehatan darurat di lapangan. Pembentukan tim ini tidak lepas dari kontribusi badan kesehatan dunia atau WHO.

Selanjutnya, Kemenkes juga menyiapkan head emergency operations center atau pusat komando kesehatan darurat yang menjadi otak koordinasi saat krisis terjadi. Keberadaannya tergolong vital agar kordinasi lintas sektor berjalan optimal.

Baca juga: Tren Chikungunya Meningkat, Kemenkes Ingatkan Masyarakat agar Waspada

"Jadi saat krisis maka harus ada koordinasi supaya kita bisa bergerak sesuai dengan kondisi waktu itu, dan juga tidak bergerak sendiri-sendiri," ujarnya.

Langkah-langkah ini disiapkan sebagai bagian dari bentuk mitigasi bencana Megathrust yang disiapkan Kemenkes.

Kunta menjelaskan, tenaga kesehatan merupakan garda terdepan dalam menghadapi situasi genting, terutama pascabencana alam terjadi. Oleh karena itu, peranannya sangat vital membantu mengatasi situasi genting pascabencana.

"Sektor kesehatan ini memiliki peran krusial sebagai garda terdepan dalam penanganan korban dan proses pemulihan pascabencana," kata dia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU