INDOZONE.ID - Bagi banyak anak muda, secangkir kopi susu di pagi hari dan gigi putih cemerlang untuk selfie adalah dua hal yang tak terpisahkan dari gaya hidup.
Namun, siapa sangka dua tren ini justru bisa menjadi pemicu utama kerusakan gigi bila tidak disikapi dengan bijak?
drg. Rinda Rentia dari Klinik Dent Smile membagikan penjelasan menarik sekaligus peringatan penting tentang dua hal yang sering dianggap sepele ini.
Baca juga: Sikat Gigi Dua Kali Masih Kurang? Ini Kebiasaan yang Disarankan Dokter Gigi untuk Mulut Lebih Sehat
Dampak Minum Kopi Susu untuk Gigi
Minuman kekinian seperti es kopi susu sudah menjadi bagian dari rutinitas harian bagi kebanyakan orang, terutama di kalangan gen z.
Tapi ternyata, kopi susu punya efek samping yang lebih berbahaya daripada kopi hitam biasa.
"Kalau kopinya hitam, biasanya cuma bikin stain alias noda kuning. Tapi kalau sudah kopi susu, itu beda cerita, karena mengandung gula," jelas drg. Rinda Rentina saat diwawancarai Indozone, Selasa (17/9/2025).
Gula yang terkandung dalam kopi susu bisa menempel di permukaan gigi.
Jika tidak dibersihkan, gula ini menjadi makanan bagi bakteri penyebab plak dan gigi berlubang.
Lama-kelamaan, bisa muncul lubang kecil yang sulit terdeteksi sampai akhirnya terasa nyeri atau sensitif.
Tips Aman Bagi Pecinta Kopi
Berikut ada beberapa tips aman yang bisa kamu lakukan untuk pecinta kopi:
- Kumur dengan air putih setelah minum kopi.
- Jangan lupa menyikat gigi dua kali sehari.
- Periksakan gigi secara rutin setiap 6 bulan sekali.
Dengan sedikit kesadaran dan kebiasaan kecil seperti di atas, kamu bisa tetap menikmati kopi kekinian tanpa mengorbankan kesehatan gigi.
Baca juga: Begadang dan Ngemil Malam Bisa Bikin Gigi Cepat Rusak, Ini Alasannya Kata Dokter Gigi!
Bahaya Tren DIY Pakai Lemon dan Baking Soda
Tak kalah populer dari kopi, tren memutihkan gigi secara alami juga sedang digemari, terutama di media sosial.
Banyak yang mencoba menggunakan bahan dapur seperti lemon atau baking soda demi gigi yang tampak lebih cerah. Tapi hati-hati, hasil instan ini bisa jadi bumerang.
"Air lemon itu sifatnya asam, dan asam bisa mengikis permukaan gigi. Sama halnya dengan baking soda. Memang kelihatan putih, tapi itu karena lapisan gigi terluar kita sudah terangkat," terang drg. Rinda.
Lapisan email adalah pelindung alami gigi. Jika terkikis, gigi jadi lebih mudah sensitif, berubah warna, bahkan bisa keropos secara permanen.
Pemutihan yang dilakukan secara asal justru bisa membuat kondisi gigi lebih buruk dalam jangka panjang.
Solusi Memutihkan Gigi yang Aman
- Konsultasi ke dokter gigi terlebih dahulu. Dokter akan menilai apakah gigi kamu cocok untuk prosedur pemutihan atau ada masalah lain yang harus diatasi dulu.
- Gunakan metode profesional. Tersedia pilihan bleaching klinis atau home whitening kit yang diawasi oleh dokter gigi. Hasilnya lebih aman, tahan lama, dan sesuai kondisi gigimu.
Tren minuman manis dan pemutihan gigi memang menggoda, tapi efek jangka panjangnya tidak boleh diabaikan.
Ingat, gigi yang sehat lebih dari sekadar tampilan, itu adalah investasi jangka panjang untuk kenyamanan hidupmu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung