INDOZONE.ID - Kamu pasti sering mikir kalau punya gigi sehat itu cuma soal rajin gosok gigi dua kali sehari. Padahal kenyataannya nggak begitu. Gigi yang sehat dan bersih bukan cuma hasil dari gosok gigi, tapi juga dipengaruhi banyak kebiasaan sehari-hari yang tanpa sadar bisa merusak gigi kamu pelan-pelan. Mulai dari hal sepele sampai yang sering banget dilakukan, semua bisa jadi ancaman buat senyum manis kamu.
Jika dibiarkan, kebiasaan buruk ini bisa bikin gigi gampang berlubang, kuning, bahkan sensitif. Nggak mau kan, pas lagi makan es krim atau minum kopi panas, gigi langsung ngilu? Duh, pasti nggak nyaman banget. Nah, biar kamu nggak nyesel, yuk kenali 5 kebiasaan yang merusak gigi dan cara mengatasinya.
Baca juga: Begadang dan Ngemil Malam Bisa Bikin Gigi Cepat Rusak, Ini Alasannya Kata Dokter Gigi!
1. Menyikat Gigi Terlalu Keras
Mungkin kamu mikir “lebih keras sama dengan lebih bersih”. Padahal nggak begitu. Menggosok gigi dengan tekanan besar atau menggunakan sikat berbulu keras bisa mengikis enamel gigi dan menyebabkan gigi jadi sensitif, terutama terhadap udara dingin, panas, atau makanan asam.
Cara mengatasinya:
- Gunakan sikat gigi berbulu lembut (soft/medium) dengan kepala kecil agar bisa menjangkau area sempit dan dalam.
- Sikat dengan tekanan ringan dan gerakan melingkar, jangan digosok kasar.
- Ganti sikat gigi tiap 3–4 bulan atau saat bulu sikat sudah rusak.
2. Mengunyah Benda Keras & Menggunakan Gigi sebagai Alat
Ini kebiasaan yang sering banget dilakukan orang. Gigi sering dijadikan “alat multifungsi”, misalnya menggigit es batu, jemari sendiri, pensil/pena, membuka tutup botol, atau merobek kemasan. Padahal, ini bisa bikin enamel retak, gigi pecah, bahkan rusak permanen.
Cara mengatasinya:
- Kalau suka sensasi mengunyah keras, ganti dengan permen karet bebas gula atau camilan renyah tapi aman, seperti wortel.
- Jangan pakai gigi sebagai “multi tool”. Gunakan gunting atau alat yang tepat untuk membuka kemasan.
- Jika terasa ada retakan kecil, segera konsultasi ke dokter gigi agar tidak makin parah.
3. Konsumsi Makanan & Minuman Manis atau Asam Terlalu Sering
Gula dan asam, kombinasi musuh besar gigi. Makanan atau minuman manis seperti permen memberi “bahan bakar” untuk bakteri, sehingga plak dan lubang cepat muncul. Ditambah lagi, minuman asam seperti jeruk dan soda bisa mengikis enamel gigi.
Cara mengatasinya:
- Batasi konsumsi gula dan asam. Jika minum minuman asam, gunakan sedotan agar tidak langsung menyentuh semua permukaan gigi.
- Setelah makan/minum manis atau asam, berkumur dengan air putih. Jangan langsung sikat gigi setelahnya karena enamel sedang lemah.
- Pilih makanan ramah gigi, seperti buah rendah asam, kacang-kacangan, sayuran, dan perbanyak air putih.
4. Mengabaikan Flossing atau Membersihkan Sela Gigi
Sikat gigi saja nggak cukup, karena sisa makanan dan plak sering nyelip di sela gigi yang sulit dijangkau sikat. Kalau dibiarkan, bisa jadi lubang atau bau mulut.
Cara mengatasinya:
- Gunakan benang gigi (dental floss) minimal sekali sehari.
- Bisa juga pakai sikat interdental atau tusuk gigi khusus jika sela gigi cukup besar.
- Kombinasikan flossing + sikat gigi + kumur-kumur untuk kebersihan maksimal.
Baca juga: Tren Kopi dan DIY Whitening, Dua Kebiasaan yang Diam-Diam Merusak Gigi
5. Grinding atau Gertakan Gigi & Kebiasaan Stres Lainnya
Saat stres atau tidur, sebagian orang suka menggertakkan gigi dengan keras (bruxism). Kebiasaan ini bisa bikin gigi aus, retak, bahkan sakit di rahang dan kepala.
Cara mengatasinya:
- Lakukan relaksasi, seperti meditasi, stretching rahang, dan kurangi stres berlebihan.
- Jika grinding terjadi saat tidur, gunakan night guard atau pelindung gigi sesuai resep dokter.
- Rutin konsultasi ke dokter gigi agar kerusakan kecil bisa segera ditangani.
Kesimpulannya, gigi kuat dan sehat bukan cuma soal tampilan putih dan bersih, tapi bagaimana kamu merawatnya lewat kebiasaan sehari-hari. Menyikat terlalu keras, mengunyah benda keras, konsumsi gula/asam berlebih, lupa flossing, hingga menggertakkan gigi bisa berdampak jangka panjang. Tapi semua bisa dicegah asal konsisten.
Mulai sekarang, yuk ubah kebiasaan kecil yang sering dilakukan. Dengan perawatan gigi yang tepat, rasa sensitif bisa berkurang, enamel lebih tahan lama, dan senyum kamu makin pede!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Fkg.ugm.ac.id, Alodokter