Kamis, 09 OKTOBER 2025 • 19:35 WIB

5 Manfaat Olahraga Lari yang Jarang Diketahui, Gak Cuma Bakar Lemak Loh!

Author

Ilustrasi lari. (freepik)

INDOZONE.ID - Banyak orang mengira olahraga lari hanya bertujuan untuk menurunkan berat badan atau membakar lemak. Padahal, manfaatnya jauh lebih besar dari itu, loh!

Jika rajin lari, kamu akan lebih mudah menjaga imunitas. Yang paling penting lagi lari bisa bantu mencegah stres dan meningkatkan kesehatan mental.

Lebih lanjut, berikut adalah sederet manfaat lari yang bisa bikin hidupmu lebih seimbang dan bahagia. Yuk disimak!

5 Manfaat Lari Selain Bakar Lemak

Ilustrasi olahraga lari. (freepik)

1. Bantu Redakan Stres dan Tingkatkan Kesehatan Mental

Salah satu manfaat lari untuk kesehatan mental adalah kemampuannya meredakan stres dan kecemasan. Aktivitas ini dapat meningkatkan produksi hormon endorfin, yaitu hormon yang menciptakan rasa bahagia dan relaksasi alami. 

Menurut Journal of Psychiatric Research, orang yang rutin berlari cenderung memiliki risiko lebih rendah terhadap depresi dan gangguan kecemasan.

Selain itu, hubungan antara lari dan peningkatan mood sudah banyak dibuktikan secara ilmiah. Saat berlari, tubuh melepaskan endorfin serta serotonin, dua zat kimia otak yang berperan penting dalam mengatur suasana hati. Efeknya, kamu akan merasa lebih tenang, fokus, dan bahagia setelah sesi lari selesai.

Saat berlari, pikiran menjadi lebih jernih, ritme langkah membantu menenangkan batin, dan beban pikiran terasa lebih ringan. Jadi, lari bukan hanya baik untuk tubuh, tapi juga untuk kestabilan emosi dan mentalmu.

Baca juga: Jalan Kaki 10 Menit Ternyata Bikin Jantung Lebih Happy daripada Lari 10K! Simak Alasannya

2. Tidur Lebih Nyenyak dan Tubuh Terasa Segar

Kalau kamu sering mengalami gangguan tidur, cobalah rutin berlari. Penelitian dari Sleep Health Journal menunjukkan bahwa olahraga lari 30 menit sebanyak tiga kali seminggu dapat membantu meningkatkan kualitas tidur secara signifikan.

Tubuh yang aktif bergerak mengalami peningkatan suhu saat berlari, lalu menurun menjelang waktu tidur, yang mana kondisi ini membantu tubuh lebih mudah rileks dan tertidur lelap. 

Selain itu, tidur setelah berlari biasanya terasa lebih nyenyak dan berkualitas, membuat kamu bangun dengan tubuh yang lebih segar dan berenergi untuk menjalani aktivitas esok hari.

Baca juga: 7 Jenis Olahraga yang Efektif Cegah Tekanan Darah Tinggi Selain Jalan Kaki, Apa Saja?

3. Menjaga Jantung Tetap Sehat dan Kuat

Manfaat besar lain dari lari adalah menjaga kesehatan jantung. Saat berlari, tubuh memerlukan lebih banyak oksigen sehingga sirkulasi darah meningkat dan otot jantung menjadi lebih kuat. 

Menurut American Heart Association, rutin berlari dapat menurunkan risiko penyakit jantung koroner hingga 45 persen.

Selain itu, aktivitas ini juga membantu menurunkan tekanan darah tinggi dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL). Cukup dengan 20-30 menit lari ringan setiap hari, kamu sudah berkontribusi besar terhadap kesehatan jantung dan sistem peredaran darahmu.

4. Meningkatkan Kreativitas dan Fungsi Otak

Tahukah kamu kalau efek lari pada fungsi kognitif juga sangat signifikan? Ketika berlari, aliran darah ke otak meningkat, membuat otak mendapat lebih banyak oksigen dan nutrisi. Hasilnya, kemampuan berpikir, konsentrasi, dan memori pun ikut meningkat.

Menurut Harvard Medical School, olahraga ringan seperti lari terbukti dapat meningkatkan aktivitas saraf di bagian otak yang berhubungan dengan kreativitas dan pemecahan masalah. 

Banyak orang yang merasa lebih produktif atau mendapatkan ide-ide segar setelah berlari. Jadi, jika kamu sedang stuck saat bekerja, cobalah keluar sebentar dan berlari santai.

5. Membantu Memperpanjang Umur

Siapa sangka, kebiasaan sederhana seperti berlari bisa membuat kamu hidup lebih lama? Berdasarkan penelitian di Archives of Internal Medicine, orang yang rutin berlari memiliki risiko kematian dini 30 persen lebih rendah dibanding mereka yang jarang bergerak.

Lari menjaga sistem tubuh tetap aktif, memperlambat penuaan sel, serta memperkuat jantung dan paru-paru. Bahkan, berlari 5-10 menit per hari saja sudah bisa memberikan dampak positif terhadap kesehatan jangka panjang. Jadi, kalau ingin memperpanjang usia sekaligus menjaga kualitas hidup, mulai biasakan diri untuk berlari secara rutin.

Lari bukan cuma olahraga murah meriah, tapi juga investasi besar untuk tubuh dan pikiran. Jadi, yuk mulai lari sekarang!

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Jeffersonhealth.com

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU