INDOZONE.ID - Banyak perempuan merasa selalu pengen makan manis saat menstruasi, entah itu cokelat, kue, atau minuman bergula.
Ternyata, hal ini bukan sekadar kebiasaan atau pengaruh mood semata. Berikut alasannya.
Perubahan Hormon, Penyebab Utama Craving Manis Saat PMS
Salah satu penyebab craving makanan manis saat PMS adalah, fluktuasi hormon yang terjadi sebelum dan selama menstruasi.
Menjelang haid, kadar progesteron menurun sementara estrogen meningkat, menyebabkan kadar gula darah ikut menurun.
Akibatnya, otak mengirim sinyal agar tubuh segera mendapatkan energi tambahan, dan makanan manis jadi sumber energi tercepat.
Selain itu, hormon serotonin, yang berperan dalam menjaga suasana hati tetap stabil, juga ikut menurun saat PMS.
Karena serotonin dikenal sebagai “hormon bahagia”, tubuh akan mencari cara untuk meningkatkannya, salah satunya melalui makanan manis dan karbohidrat.
Baca juga: Kenapa Menstruasi Bikin Badan Cepat Capek saat Olahraga? Ini Penjelasannya!
Maka, tidak heran kalau banyak perempuan merasa tenang dan nyaman setelah makan cokelat atau dessert manis ketika datang bulan.
Bahkan, penelitian menunjukkan, pada fase luteal (fase antara ovulasi dan awal menstruasi), perubahan kadar hormon estradiol dan progesteron, memiliki hubungan langsung dengan meningkatnya keinginan makan makanan manis atau berkarbohidrat.
Ini juga menjawab pertanyaan mengapa nafsu makan meningkat saat menstruasi, karena tubuh sedang berusaha menyeimbangkan energi dan suasana hati yang terganggu oleh fluktuasi hormon.
Baca juga: 8 Minuman Terbaik Mengatasi Menstruasi Tidak Teratur, Mudah Dibuat di Rumah
Cara Mengontrol Keinginan Makan Manis Saat Haid
Meski keinginan makan manis sulit ditahan, bukan berarti tidak bisa dikontrol. Kuncinya adalah menjaga kadar gula darah tetap stabil dan memilih makanan yang sehat. Berikut beberapa cara yang bisa kamu coba:
1. Batasi stok camilan manis di rumah
Jangan simpan terlalu banyak makanan manis seperti cokelat, biskuit, atau permen agar tidak tergoda ngemil berlebihan.
2. Perbanyak makanan tinggi protein
Protein dari telur, ikan, daging, atau kacang-kacangan bisa membantu menstabilkan gula darah, dan membuat tubuh kenyang lebih lama.
3. Pilih karbohidrat kompleks
Karbohidrat tetap penting untuk membantu produksi serotonin, tapi sebaiknya pilih yang lebih sehat seperti oatmeal, ubi, atau nasi merah.
4. Konsumsi lemak sehat
Lemak baik dari alpukat, minyak zaitun, atau kacang membantu hormon bekerja optimal dan memberikan rasa kenyang lebih lama.
5. Tambahkan asupan magnesium dan vitamin B kompleks
Nutrisi ini membantu mengatur kadar gula darah, dan menurunkan keinginan makan manis berlebihan.
Pilihan Camilan Manis yang Lebih Sehat Saat Menstruasi
Kamu tetap bisa menikmati makanan manis saat menstruasi, asal dalam batas wajar. Mengonsumsi terlalu banyak gula justru bisa menyebabkan sugar crash, yaitu penurunan energi mendadak yang bikin tubuh lemas.
Untuk tetap aman dan sehat, coba pilih camilan berikut ini:
- Smoothies buah dengan yoghurt
- Irisan apel dengan madu atau selai kacang
- Dark chocolate
- Oatmeal dengan topping buah
- Ubi panggang
- Energy bites dari kurma dan kacang
Dengan cara ini, kamu tetap bisa menenangkan diri tanpa harus merasa bersalah karena makan terlalu banyak gula.
Jadi, kalau kamu selalu pengen makan manis saat menstruasi, jangan buru-buru menyalahkan diri sendiri. Hal tersebut adalah respons alami tubuh terhadap perubahan hormon yang memengaruhi kadar gula darah dan suasana hati.
Selama dikonsumsi secara bijak, tidak masalah untuk menikmati sedikit makanan manis. Pilih camilan sehat agar tubuh tetap bugar, mood terjaga, dan masa haid terasa lebih nyaman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Timesofindia.indiatimes.com