Kamis, 06 NOVEMBER 2025 • 13:34 WIB

5 Kebiasaan Sehari-hari yang Bisa Memperpendek Umur Menurut Penelitian

Author

Ilustrasi makan camilan/Freepik

INDOZONE.ID - Pernah nggak kamu mikir, “Ah, cuma sedikit kok, nggak apa-apa”? Padahal tanpa sadar, kebiasaan kecil yang kamu lakukan setiap hari bisa punya dampak besar buat umur kamu. 

Serius! Berdasarkan beberapa penelitian internasional, ternyata ada beberapa hal yang sering kita anggap sepele, tapi kalau terus dilakukan bisa bikin umur jadi lebih pendek. 

Nah, biar nggak kebablasan, yuk bahas lima kebiasaan itu supaya kamu bisa lebih hati-hati dan hidup lebih lama dengan tubuh yang sehat.

1. Merokok atau mengisap tembakau

Oke, ini memang udah sering dibahas, tapi tetap nggak boleh diremehin. 

Baca juga: Bolehkah Minum Obat setelah Makan Kambing? Ini Penjelasan Medisnya

Menurut riset dari University College London (UCL), satu batang rokok saja bisa mengurangi umur seseorang secara signifikan, kira-kira 20 menit per batang.

Jadi kalau kamu mikir, “ah, cuma satu batang kok,” ternyata nggak sesantai itu. 

Merokok termasuk salah satu penyebab utama yang bisa menurunkan harapan hidup secara drastis.

Kenapa bisa begitu? Karena zat berbahaya dalam tembakau bisa merusak pembuluh darah, paru-paru, dan meningkatkan risiko kanker. 

Jadi kalau kamu masih merokok atau sering merasa cepat sesak napas karena rokok, mungkin ini saatnya mulai pikir ulang dan pelan-pelan berhenti.

2. Duduk terlalu lama atau gaya hidup sedentari

Siapa di sini yang kerjanya duduk berjam-jam? Di depan laptop, main handphone, atau nonton film sambil rebahan? 

Baca juga: 5 Makanan Kaya Kandungan Prebiotik untuk Kesehatan Usus, Tidak Perlu Lagi Beli Suplemen

Hati-hati ya, karena ternyata duduk terlalu lama nggak cuma bikin badan pegal, tapi juga bisa berdampak buruk buat kesehatan dan umur kamu.

Penelitian menunjukkan bahwa duduk lebih dari 6 jam per hari bisa meningkatkan risiko kematian dibandingkan mereka yang duduk kurang dari 3 jam. 

Bahkan, hasil meta-analisis menemukan bahwa setiap tambahan satu jam duduk (lebih dari 7 jam sehari) bisa menambah risiko kematian secara keseluruhan.

Jadi meskipun kamu rajin olahraga, kalau hampir seharian tetap duduk, risikonya tetap ada. 

Saran sederhana: coba berdiri dan jalan sebentar setiap 30–60 menit, atau kurangi waktu duduk dan rebahan tanpa gerak. 

Baca juga: 5 Alasan Mengapa Usus Disebut Otak Kedua, Ternyata Pengaruhnya Besar Banget!

Badan kamu bakal lebih sehat, dan umur juga bisa lebih panjang.

3. Konsumsi gula atau makanan ringan secara berlebihan

Makan camilan manis atau minum minuman bersoda memang terasa nikmat, tapi ternyata konsumsi gula tambahan yang berlebihan bisa berdampak serius buat kesehatan. 

Penelitian di Swedia menemukan bahwa asupan gula tambahan yang melebihi 20% dari total kalori harian berkaitan dengan peningkatan risiko kematian hingga sekitar 30%.

Mungkin belum semua penelitian secara langsung menyebut “gula bisa memperpendek umur.” 

Tapi banyak bukti menunjukkan kalau konsumsi gula berlebih bisa memicu obesitas, penyakit jantung, dan kanker yang ujung-ujungnya bisa mempengaruhi harapan hidup.

Jadi, mulai sekarang coba kurangi gula tambahan, minuman manis, dan camilan kemasan. 

Baca juga: Siapa Sangka, Menulis Bisa Jadi ‘Obat’ Bagi Tubuh dan Pikiran

Nggak harus berhenti total kok, cukup batasi pelan-pelan supaya tubuh tetap sehat dan energi kamu lebih stabil setiap hari.

4. Kurang atau terlalu banyak tidur

Tidur itu ibarat “software update” buat tubuh kita waktu di mana otak dan organ diberi kesempatan buat istirahat dan memperbaiki diri. 

Tapi kalau tidur kamu terlalu sedikit atau justru kebanyakan, itu bisa jadi masalah.

Menurut meta-analisis terbaru, tidur kurang dari 7 jam atau lebih dari 9 jam per malam berkaitan dengan peningkatan risiko kematian. 

Misalnya, sebuah studi di Jepang terhadap lansia berusia di atas 65 tahun menunjukkan bahwa mereka yang tidur lebih dari 10 jam per malam punya risiko kematian dua kali lipat lebih tinggi dalam lima tahun dibandingkan mereka yang tidurnya normal.

Jadi, kalau kamu sering begadang atau justru tidur terlalu lama karena malas bangun, hati-hati! itu bisa jadi tanda kalau tubuh kamu nggak dalam kondisi ideal. 

Baca juga: Cara Mudah Deteksi Dini Aritmia Jantung Bisa Pakai Smartwatch dan Metode Lain Ini

Rekomendasi terbaik: tidurlah sekitar 7–8 jam setiap malam dan usahakan punya jam tidur yang konsisten. Kualitas tidur yang baik sama pentingnya dengan lamanya waktu tidur.

5. Pola gaya hidup buruk secara keseluruhan (merokok, makan nggak sehat, tidak aktif)

Selain kebiasaan individu yang sudah dibahas tadi, pola hidup secara keseluruhan juga sangat menentukan kesehatan dan umur kamu. 

Penelitian skala besar menunjukkan bahwa orang dengan gaya hidup tidak sehat punya risiko kematian prematur jauh lebih tinggi dibanding mereka yang menerapkan gaya hidup sehat. 

Salah satu analisis bahkan mencatat bahwa gaya hidup tidak sehat terkait dengan peningkatan risiko kematian hingga 78%, meskipun faktor genetiknya sama.

Gaya hidup sehat sendiri meliputi: tidak merokok, rutin olahraga, makan makanan bergizi, tidur cukup, dan menjaga berat badan ideal. 

Baca juga: Cara Mengenali Kondisi Jantung yang Sehat dan Gak Semua Orang Tahu!

Dampaknya nggak cuma soal hidup lebih lama, tapi juga kualitas hidup yang lebih baik, lebih bertenaga, lebih produktif, dan tentunya lebih menikmati hari-hari. Jadi, bukan sekadar panjang umur, tapi juga hidup yang lebih berkualitas.

Kenapa Kebiasaan Kecil Bisa Begitu Berpengaruh?

Umur kita nggak cuma ditentukan oleh genetik, loh. Memang faktor genetik berperan, tapi gaya hidup sehari-hari bisa mengalahkan sebagian besar pengaruh genetik itu. 

Misalnya, satu studi menyebut kalau gaya hidup sehat bisa mengimbangi efek genetik yang mempersingkat umur hingga lebih dari 60%.

Makanya, lebih baik fokus ke hal-hal yang bisa kamu kontrol: apa yang kamu makan, bagaimana cara dudukmu, berapa jam kamu tidur, dan kebiasaan sehari-hari lainnya. 

Baca juga: 4 Manfaat Jalan Kaki Menanjak, Bantu Kuatkan Otot hingga Jaga Jantung

Kebiasaan yang terasa “rileks” tapi berisiko bisa menumpuk kerusakan tubuh secara perlahan, jadi mulai ubah sedikit demi sedikit supaya tubuh tetap sehat dan umur lebih panjang.

Mulai dari hal kecil hari ini: berdiri lebih sering, kurangi gula, tidur cukup, atau hentikan rokok. Dengan begitu, hidup kita nggak cuma lebih lama, tapi juga lebih asyik dan berkualitas.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU