Kamis, 13 NOVEMBER 2025 • 19:00 WIB

5 Kebiasaan Sepele saat Yoga yang Bisa Bikin Sendi Cepat Rusak

Author

Ilustrasi yoga (freepik/prostooleh)

INDOZONE.ID - Yoga dikenal sebagai olahraga yang menenangkan pikiran sekaligus menjaga kebugaran tubuh. Gak heran kalau olahraga ini sangat digemari banyak kalangan. 

Namun, di balik gerakannya yang tampak lembut, banyak kebiasaan sepele saat yoga yang ternyata bisa merusak sendi jika dilakukan tanpa kesadaran penuh.

Kamu harus tahu berbagai kesalahan saat yoga dan hindari risikonya. 

5 Kesalahan Yoga yang Merusak Sendi

Ilustrasi gerakan yoga di pagi hari (Pexels/Max Nikhil Thimmayya)

1. Postur Tubuh Tidak Seimbang Saat Menahan Beban

Banyak orang fokus pada tampilan pose tanpa memperhatikan distribusi beban tubuh. Misalnya, saat melakukan plank atau downward dog, tekanan sering hanya bertumpu di pergelangan tangan atau lutut. 

Jika terus dibiarkan, kesalahan yoga yang merusak sendi ini bisa membuat area sendi cepat aus dan nyeri menjalar ke bahu maupun pinggul.

Keseimbangan dalam yoga bukan sekadar membagi beban secara rata, tetapi memastikan otot pendukung ikut aktif bekerja. 

Tekan lantai dengan jari-jari tangan atau kaki, bukan hanya pergelangan, dan tekuk sedikit lutut agar tekanan tidak menumpuk di sendi. Dengan begitu, tubuh menjadi lebih kuat tanpa harus mengorbankan kesehatan sendi.

Baca juga: 7 Manfaat Yoga untuk Tubuh dan Pikiran yang Harus Kamu Ketahui

2. Melewatkan Pemanasan karena Merasa Yoga Itu Mudah

Banyak yang menganggap yoga cukup ringan sehingga sering melewatkan pemanasan. Padahal, pemanasan penting agar cairan pelumas sendi bekerja optimal dan tubuh lebih siap bergerak. 

Tanpa pemanasan, gesekan antar sendi bisa meningkat dan menimbulkan cedera kecil yang baru terasa setelah latihan.

Cukup lakukan pemanasan lima hingga sepuluh menit dengan gerakan rotasi sendi dan peregangan ringan, terutama di bahu, pinggul, dan pergelangan kaki. Dengan persiapan yang baik, setiap pose akan terasa lebih stabil dan aman untuk sendi.

Baca juga: 5 Gerakan Yoga untuk Meredakan Asam Lambung, Bisa Langsung Dicoba!

3. Menahan Napas Saat Melakukan Pose Sulit

Dalam yoga, pernapasan bukan hanya pendamping gerakan, tapi merupakan kunci kontrol tubuh. Namun, saat menahan pose menantang seperti warrior II atau boat pose, banyak orang tanpa sadar ikut menahan napas. Kondisi ini membuat otot menegang dan meningkatkan tekanan di area persendian.

Kuncinya adalah mengatur napas seirama dengan gerakan: tarik napas saat membuka tubuh, hembuskan saat menutup atau menahan pose. Ritme pernapasan yang stabil membantu otot bekerja lebih efisien, menjaga sendi tetap aman, sekaligus membuat pikiran lebih tenang selama latihan.

4. Memaksakan Pose di Luar Kemampuan Tubuh

Tidak sedikit orang yang menjadikan yoga sebagai ajang menunjukkan kelenturan tubuh. Padahal, setiap orang memiliki batas kemampuan yang berbeda. Memaksakan diri untuk melakukan pose ekstrem tanpa kekuatan dasar bisa memberi beban berat pada sendi yang belum siap.

Daripada terburu-buru, lebih baik berlatih perlahan dan fokus pada bentuk gerakan yang benar. Gunakan alat bantu seperti yoga block atau strap agar postur tetap aman. 

Ingat, cara yoga yang benar agar sendi tidak rusak adalah dengan menghargai kemampuan tubuh sendiri dan berlatih secara konsisten, bukan instan.

5. Mengabaikan Sinyal Tubuh Selama Latihan

Tubuh memiliki cara untuk memberi tahu kapan sudah bekerja terlalu keras, misalnya lewat rasa nyeri, kaku, atau tegang. 

Namun, banyak orang tetap memaksakan diri karena menganggap itu bagian dari proses latihan. Padahal, kebiasaan seperti ini termasuk kesalahan yoga yang bisa merusak sendi dalam jangka panjang.

Saat tubuh memberi sinyal tidak nyaman, segera kurangi intensitas atau ganti variasi gerakan. Dengan begitu, kamu tetap bisa aktif tanpa memperburuk kondisi sendi. Berlatih dengan penuh kesadaran justru membantu kamu lebih peka terhadap kebutuhan tubuhmu sendiri.

Hindari kebiasaan sepele saat yoga yang bisa merusak sendi di atas karena dari gerakan kecil yang benar justru muncul manfaat besar bagi tubuh dan pikiran.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Mypacifichealth.com

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU