INDOZONE.ID - Pernah nggak sih kamu tiba-tiba lupa letak barang, jadwal, atau bahkan lupa hal kecil padahal usia masih muda? Tenang, kamu nggak sendirian.
Kebiasaan lupa memang bisa dialami siapa saja, termasuk anak muda yang aktivitasnya padat.
Pada umumnya kelupaan di usia muda berkaitan dengan manajemen waktu dan beban kerja yang berlebihan.
Baca juga: Akhir-akhir Ini Sering Lupa? Simak Perbedaan Lupa Normal dan Tanda Demensia
Nah, keseringan lupa bisa membuat aktivitas kamu terganggu, seperti kurangnya daya fokus.
Tapi kabar baiknya, ada beberapa aktivitas sederhana yang bisa bantu mengasah fokus dan jaga daya ingat tetap tajam. Yuk simak penjelasannya berikut.
Penyebab Sering Lupa
Sebelum mengetahui aktivitas apa yang bisa membantu daya ingat lebih kuat, kamu harus mengetahui dulu dasar penyebabnya.
Salah satu pemicunya adalah kurang tidur atau tidur yang tidak berkualitas.
Kurangnya istirahat dapat memengaruhi suasana hati dan meningkatkan kecemasan yang pada akhirnya berdampak pada kemampuan mengingat.
Selain itu, asupan nutrisi juga punya peran besar. Otak membutuhkan banyak energi dan bisa menyerap hingga 20–30 persen dari kalori yang kamu konsumsi.
Karena itu, pilihlah makanan yang mendukung kesehatan otak, seperti sayuran hijau, ikan, buah beri, dan ceri agar daya ingat tetap optimal.
Bukan hanya gaya hidup yang memengaruhi daya ingat, tetapi juga obat-obatan yang kamu konsumsi.
Beberapa jenis obat, seperti penenang, antidepresan, dan obat tekanan darah, dapat menimbulkan efek samping berupa kebingungan.
Jika dikonsumsi dalam jangka panjang, hal ini bisa membuat daya ingat semakin menurun.
Cara Mencegah Keseringan lupa
Selain kamu tau penyebabnya, kamu juga harus tau cara mencegahnya, berikut beberapa cara mencegah agar tidak keseringan lupa. Tetap menjaga otak aktif dapat membantu memperkuat daya ingat.
Kamu bisa melakukannya dengan mempelajari keterampilan baru atau mencoba aktivitas yang menantang pikiran dan tubuh, seperti belajar bermain gitar atau mencoba hobi baru lainnya.
Gunakan kalender, buku catatan, atau aplikasi pengingat untuk mencatat hal-hal penting yang perlu kamu lakukan. Ini membantu mengurangi risiko lupa, terutama saat jadwal sedang padat.
Baca juga: Kurang Tidur Bisa Sebabkan Pelupa di Usia Muda
Aktivitas yang Dapat Membantu Daya Ingat Kuat
Untuk kamu yang ingin memperbaiki daya ingat, kamu bisa melakukan beberapa cara, yaitu:
1. Berolahraga dengan Rutin
Adanya aktivitas olahraga dapat meningkatkan suasana hati dan mengurangi stres, hingga mencegah penurunan otak. Tidak harus yang terlalu berat, kamu bisa bergerak aktif selama 30 menit setiap harinya, contohnya senam aerobik.
2. Jangan Stres dan Tetap Tenang
Kondisi ini justru mengganggu proses mengingat kamu, bahkan dalam jangka panjang bisa membatasi kemampuan kognitifmu.
Untuk menguranginya, cobalah aktivitas seperti yoga, meditasi, atau melakukan hal-hal yang kamu sukai agar pikiran lebih tenang. Selain itu, pastikan kamu mendapat waktu istirahat yang cukup.
Jika lansia mengalami gangguan tidur, segera konsultasikan ke dokter karena kualitas tidur yang buruk dapat memengaruhi fungsi kognitif.
3. Lakukan Sosialisasi
Semakin jarang seseorang bersosialisasi, semakin tinggi risiko terkena demensia. Ini berhubungan dengan menurunnya fungsi otak, terutama pada lansia. Karena itu, penting untuk tetap aktif berinteraksi dengan orang lain.
Lansia bisa menjaga fungsi otaknya dengan rutin berkomunikasi dengan keluarga, teman, atau tetangga, serta mengikuti kegiatan sosial yang mempertemukan mereka dengan orang baru. Aktivitas-aktivitas ini membantu mengurangi risiko penurunan kognitif.
Nah itu dia beberapa informasi yang bisa kamu lakuin untuk meningkatkan daya ingat! Jangan lupa dicoba ya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Harvard Health, Medium