INDOZONE.ID - Gagal jantung adalah kondisi ketika jantung tetap bekerja, tetapi kekuatan pompanya tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan tubuh.
Akibatnya, aliran darah ke organ tubuh menjadi kurang optimal, sehingga fungsinya bisa terganggu.
Kondisi ini berbahaya dan dapat meningkatkan risiko komplikasi serius bahkan kematian, jika tidak dicegah sejak dini. Agar kamu lebih waspada dan bisa menghindarinya, simak informasi lengkap berikut ini.
Baca juga: Waspada! Lansia yang Kena Infeksi Pernapasan Bisa Alami Gagal Jantung
Tanda-tanda Gagal Jantung
Adapun beberapa tanda-tanda gagal jantung yang bisa kamu ketahui yakni sebagai berikut:
- Sesak napas
- Bangun dengan napas pendek di malam hari
- Nyeri dada
- Jantung berdebar-debar
- Mudah kelelahan saat kamu beraktivitas
- Pembengkakan pada pergelangan kaki, tungkai, dan perut
- Berat badan bertambah drastis
- Sering buang air kecil saat istirahat malam
- Sering batuk kering dan berdahak
- Perut kembung atau keras
- Kehilangan nafsu makan atau sakit perut (mual)
Penyebab Gagal Jantung
Setelah mengenali tanda-tandanya, penting juga memahami penyebab gagal jantung yang sebenarnya bisa dicegah. Beberapa faktor risikonya meliputi diabetes, hipertensi, aritmia, dan gangguan pada penyakit ginjal.
Risiko gagal jantung juga meningkat pada kondisi obesitas dengan IMT > 30, ditambah kebiasaan merokok, konsumsi alkohol, serta penggunaan zat terlarang.
Gaya hidup kurang aktif dan minim olahraga juga turut memperbesar peluang terjadinya kondisi ini, sehingga perlu mulai diubah dari sekarang.
Baca juga: Studi Sebut Minuman Murah yang Ada di Rumah Bisa Bantu Mengurangi Risiko Gagal Jantung
Mengatasi Gagal Jantung
Penanganan gagal jantung bergantung pada jenisnya,tetapi pada stadium awal seperti stadium A, perawatan dapat dimulai dari rumah dengan perubahan gaya hidup.
Perawatan stadium A mencakup olahraga rutin, khususnya jalan kaki harian, serta menghindari konsumsi produk tembakau, alkohol, dan zat terlarang.
Selain itu diperlukan pengelolaan hipertensi melalui obat dokter, diet rendah sodium, dan aktivitas fisik yang konsisten.
Terakhir, pasien juga dianjurkan menjalani pengobatan kolesterol tinggi untuk menekan risiko yang perburukan kondisi.
Itulah Informasi mengenai gagal jantung. Jika dirasa penyakit ini sudah sangat menganggu segera konsultasi ke dokter ya!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Cleve And Clinic