Jumat, 05 DESEMBER 2025 • 13:35 WIB

Kopi atau Matcha, Mana yang Lebih Aman Diminum saat Menstruasi?

Author

Ilustrasi kopi atau matcha, mana yang lebih aman diminum saat menstruasi? (Freepik)

INDOZONE.ID - Saat menstruasi, banyak wanita yang merasa bingung antara memilih minum kopi atau matcha.

Hal tersebut dikarenakan pada sebagian wanita, minum kopi saat menstruasi dapat memperlambat siklus menstruasi. Dan begitu pula sebaliknya dengan wanita yang minum matcha.

Pilihan antara kopi dan matcha saat menstruasi harus dilihat tiga lensa ilmiah utama, kandungan kafein, efek asam dan pencernaan, serta peran antioksidan serta L-Theanine.

Baca juga: Mengatasi Nyeri Haid: Dari Metode Alami hingga Teknologi Modern Pereda Kram Menstruasi

Secara umum, dari sudut pandang keamanan atau untuk mengurangi risiko gejala memburuk, matcha cenderung lebih aman dibandingkan kopi, tetapi keduanya harus dikonsumsi dalam jumlah terbatas atau sedang.

Perbandingan Kopi vs Matcha saat Menstruasi

Kandungan Kafein

  • Kopi: Tinggi. Biasanya lebih tinggi daripada matcha per cangkir, yang memiliki efek stimulan lebih kuat.
  • Matcha: Sedang hingga tinggi. Lebih rendah dari kopi baisa, tetapi tetap signifikan.

Sifat Asam

  • Kopi: Tinggi. Bersifat asam, berisiko meningkatkan asam lambung (GERD), mual, dan perut kembung.
  • Matcha: Rendah. Umumnya kurang asam daripada kopi.

Efek pada Kram Perut

  • Kopi: Berisiko Memperparah. Kafein dapat mempersempit pembuluh darah, memicu kontraksi otot rahim yang lebih kuat, sehingga kram haid terasa lebih nyeri.
  • Matcha: Potensi Manfaat Anti-Inflamasi. Mengandung antioksidan kuat (katekin) yang berpotensi mengurangi peradangan yang menyebabkan kram, meskipun kafeinnya tetap bisa memicu kontraksi jika berlebihan.

Baca juga: Selalu Pengen Makan Manis Saat Menstruasi? Ini Alasannya

Efek pada Mood

  • Kopi: Berisiko Meningkatkan Kecemasan. Sifat stimulan dapat memperburuk mood yang sudah dipengaruhi fluktuasi hormon (kecemasan/gelisah).
  • Matcha: Mengandung L-Theanine. Asam amino ini bekerja sinergis dengan kafein untuk memberikan efek relaksasi dan menenangkan (calming effect), sehingga risiko kecemasan lebih rendah.

Jadi, jika ditanya mana yang lebih aman? Jawabannya adalah matcha dianggap sedikit lebih aman.

Namun perlu diketahui, apapun pilihan kamu baik itu matcha atau kopi, kuncinya adalah moderasi dan mendengarkan tubuh. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: National Library Of Medicine

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU