INDOZONE.ID - Pernahkah kamu merasa mudah berkeringat meski cuaca sedang dingin? Atau merasa keringatmu jauh lebih banyak dibanding teman-teman di sekitarmu?
Kondisi tersebut bisa jadi tanda hiperhidrosis, yaitu keadaan ketika tubuh memproduksi keringat berlebihan tanpa alasan yang jelas.
Biasanya, keringat ini muncul saat kamu sedang istirahat, saat suhu dingin, atau bahkan ketika melakukan aktivitas ringan yang seharusnya tidak membuat berkeringat.
Lalu, apa sebenarnya penyebab tubuh mudah berkeringat? Berikut informasi lengkapnya.
Tanda-Tanda hiperhidrosis
Dilansir Cleve and Clinic, gejala utama mudah berkeringat atau hiperhidrosis adalah keluarnya keringat berlebihan hingga membuat kulit basah, pakaian lembap, bahkan menetes dari wajah.
Baca juga: Ketiak Terus Berkeringat Meski Pakai Deodoran? Ternyata Ini Penyebabnya
Kondisi ini dapat memicu iritasi, gatal, bau badan, hingga kulit kaki pecah-pecah akibat keringat yang menumpuk.
Tingkat keparahannya pun bervariasi, dari yang ringan dan muncul sesekali hingga yang cukup parah sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari.
Selain fisik, hiperhidrosis juga bisa berdampak emosional karena membuat penderitanya merasa malu atau menarik diri dari lingkungan sosial.
Kamu bisa menemukan keringat berlebihan ini di beberapa titik, seperti ketiak, telapa kaki, telapak tangan dan dahi.
Penyebab Hiperhidrosis
Kelenjar keringat yang terlalu aktif dapat memicu mudah keringat atau hiperhidrosis, di mana kelenjar ekrin bekerja lebih sering dari seharusnya bahkan tanpa adanya panas, aktivitas, atau emosi tertentu.
Baca juga: Berkeringat Berlebih Salah Satu Gejala Varian Omicron yang Muncul di Malam Hari
Akibatnya, kamu bisa berkeringat secara tiba-tiba di berbagai waktu. Adapun Pemicu yang dapat meningkatkan produksi keringat:
- Emosi seperti stres, cemas, takut, atau gugup.
- Suhu hangat atau kelembapan tinggi.
- Aktivitas fisik atau olahraga.
- Makanan dan minuman tertentu, seperti makanan pedas, berlemak, manis, asin, serta protein tinggi, minuman berkafein dan alkohol.
Perawatan Rumah
Nah untuk mengatasi mudah keringat atau hipehidrosis ini bisa dilakukan saat kamu di rumah, Antara lainnya:
- Gunakan antiperspiran atau deodoran, karena dapat membantu mengurangi produksi keringat.
- Mandi lebih sering untuk membantu meredakan gejala hiperhidrosis yang ringan.
- Pilih pakaian yang menyerap keringat, seperti bahan katun dan hindari kain poliester atau campuran yang mudah memerangkap panas.
- Gunakan kipas, pendingin ruangan, atau pakaian longgar untuk menghindari panas berlebih.
- Kelola stres dengan baik
- Jaga kebersihan kaki, Jika kaki mudah berkeringat. Gunakan kaus kaki berbahan katun dan ganti bila lembap.
Itu dia beberapa informasi mengenai alasan mudah berkeringat. Jika hal ini sangat mengganggu diri kamu, sebaiknya segera ke dokter ya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Cleve And Clinic